TribunPekanbaru/

7 Kg Sabu dan 4.000 Butir Pil Happy Five Itu Hendak Diedarkan di Momen Lebaran

Melihat tulisan di pil Happy Five, diduga barang haram itu diproduksi di China. “Meski begitu, barang ini dipasok ke wilayah kita dari Malaysia,"

7 Kg Sabu dan 4.000 Butir Pil Happy Five Itu Hendak Diedarkan di Momen Lebaran
TribunPekanbaru/Theo Rizky
Kapolda Riau, Zulkarnain Adinegara memperlihatkan barang bukti Narkoba saat ekspos di RS Bhayangkara, Pekanbaru, Rabu (7/6/2017). Sebanyak 7 kg sabu dan 4 ribu pil happy five diamankan dari seorang tersangka yang merupakan oknum Polisi, Brigadir HEN. Tersangka akhirnya ditembak mati karena melawan saat proses penangkapan. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Narkoba jenis sabu-sabu seberat 7 kilogram dan 4.000 butir pil Happy Five yang disita dari Brigadir HEN diduga hendak diedarkan pada momen Lebaran nanti. Barang haram itu diketahui berasal dari negeri jiran, Malaysia.

Bertindak sebagai bandar narkoba, Brigadir HEN memesan barang haram itu melalui pesan singkat (SMS) ke telepon seluler sindikat di Malaysia.

Melalui komunikasi inilah keberadaan Brigadir HEN, yang sebelumnya sempat hilang dari ‘radar’ kepolisian, kembali terendus. Apalagi diketahui ia ternyata bagian dari sindikat peredaran narkotika.

"Mereka sempat tiarap. Mungkin tahu tengah diawasi kepolisian. Tapi akhirnya muncul lagi dan kita tangkap,” terang Kapolda Riau Irje Pol. Zulkarnain Adinegara, saat menggelar ekspos perkara pengungkapan kasus peredaran narkotika di depan kamar mayat RS Bhayangkara, Rabu (7/6/2017).

Baca: VIDEO: Jadi Bandar Narkoba, Brigadir Hen Tumbang dengan Empat Peluru di Tubuh

Petugas kemudian membuntuti gerak-gerik Brigadir HEN. Hingga akhirnya pada Selasa sore, ia pergi menjemput narkoba yang ia pesan dari Malaysia.

Melihat banyaknya barang bukti, yakni 7 kilogram sabu dan 4.000 butir pil Happy Five, diduga barang haram ini tidak hanya diedarkan di wilayah Riau.

Sebagian akan didistribusikan ke luar Riau, seperti provinsi-provinsi tetangga.

Kepolisian memperkirakan 7 kilogram sabu bernilai sekitar Rp 7 miliar. Sedangkan 4.000 butir pil Happy Five bernilai sekitar Rp 600 juta (dengan asumsi satu pil sehara Rp 150 ribu).

Dengan demikian, total nilai tangkapan kasus narkoba ini sebesar Rp 7,6 miliar.

Halaman
123
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help