TribunPekanbaru/

Ramadhan 1438 H

Keasyikan Sebagai Relawan, Adin Sempat Lupa Tanggal Pernikahan

Melihat kejadian serta dukacita yaang terjadi disana, Adin merasa terpanggil untuk meneruskan langkahnya ini.

Keasyikan Sebagai Relawan, Adin Sempat Lupa Tanggal Pernikahan
ISTIMEWA
Adin Sempat Lupa 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Firmauli Sihaloho

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Mulanya Adin Sampurna hanya menjadi seorang relawan di Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) pada tahun 2009 sembari bekerja.

Baru menjadi relawan, di tahun yang sama, terjadi Gempa Bumi yang meluluh lantahkan provinsi Sumbar dan Ia pun dikirim sebagai tenaga bantuan disana.

Melihat kejadian serta dukacita yaang terjadi disana, Adin merasa terpanggil untuk meneruskan langkahnya ini.

Dirinya merasakan menemukan kembali kesenangan pada kegiatan dakwah dan sosial seperti saat-saat aktif di organisasi kemahasiswaan dahulu di Kampus nya, UII Yogyakarta.

"Sehingga saya berpikir bahwa ini passion atau jiwa saya. Sehingga akhirnya saya memutuskan resign dari pekerjaan lama dan fokus untuk totalitas berprofesi sebagai amilin,"kata pria berdarah Sunda ini.

Seiring berjalannya waktu, ada perubahan yang terjadi di tubuh PKPU yang berganti nama menjadi Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

Akibat perubahan itu berbuah hasil yang positif. Yakni, pria kelahiran 1979 ini di tunjuk menjadi Kepala Perwakilan IZI Riau di tahun 2016.

"Kerja dibidang ini sosial ini menyenangkan bagi saya dan bahagia. Sebaba, karena saya sebagai perantara kebaikan orang biarpun yang berdonasi bukan saya, tapi saya telah menjadi agen kebaikan para donor,"ulasnya.

Sementara untuk dukanya, lanjut Adin setiap kali malam takbiran dan lebaran suka sedih dan haru karena tidak pernah bisa berkumpul dan bertemu keluarga karena kesibukan melayani dan menyalurkan zakat.

Pada kesempatan ini, Adin membagikan pengalaman menarik dan haru sepanjang berkarir di bidang sosial.

"Salah satu pengalaman yg menjadi kenangan yang tak terlupakan saat terjun menjadi relawan bencana gempa padang pariaman 2009. Berminggu minggu di lokasi dan saya saat itu sebagai calon pengantin lupa kalau dibulan yang sama ditetapkan tanggal pernikahan saya. Untungnya pimpinan saat itu, dengan bijak mengingatkanku untuk menyudahi tugas dan segera pulang untuk fokus menyiapkan pernikahan dahulu,"kenangnya.

Ditanyakan target kedepannya, Adin menjelaskan ia berharap tetap bisa mengabdi sebagai agen kebaikan hingga batas karier atau pensiun di lembaga ini.

"Dan saya berkeyakinan profesi amil zakat ini nantinya akan menjadi profesi bergengsi yg dicari dan diminati para fresh graduate,"pungkasnya.(*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help