Ramadhan 1438 H

Surau Al Irhaash, Pernah Dijadikan Markas Pejuang dan Gudang Senjata

Atapnya yang berbentuk limas dan ventilasi berukir dari kayu menambah kesan klasik surau ini.

Surau Al Irhaash, Pernah Dijadikan Markas Pejuang dan Gudang Senjata
TribunPekanbaru/Ikhwanul Rubby
Surau Al Irhaash, Jalan Senapelan, Pekanbaru. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kesan historis dan ciri khas melayu terasa kental ketika memasuki halaman masjid yang dikenal dengan nama Surau Al Irhaash, Jalan Senapelan, Pekanbaru. Atapnya yang berbentuk limas dan ventilasi berukir dari kayu menambah kesan klasik surau ini.

Surat ini termasuk yang tertua di Kota Pekanbaru dan masih dimanfaatkan untuk pelaksanaan ibadah. Rumah ibadah ini merupakan bangunan tua peninggalan zaman penjajahan Belanda. Bahkan ikut menjadi saksi bisu berdirinya kota bertuah ini.

Pengurus Surau Al Irhaash, Muhammad Desfan Karim saat ditemui mengatakan Surau tersebut tidak banyak berubah sejak didirikan. Bentuknya yang khas tersebut masih dipertahankan seperti sedia kala.

"Tak ada yang berubah dari bangunan fisik surau ini selain penambahan teras dan tempat wudhu," tuturnya.

Menurut ceritanya Surau ini berdiri sejak tahun 1925 yang didirikan dari sumbangan masyarakat Kampung Bukit yang saat ini masuk dalam daerah kecamatan bernama Senapelan.

Tahun-tahun pertama pendirian masjid ini pernah difungsikan sebagai markas pejuang sekaligus gudang senjata tentara kemerdekaan.

Banyak cerita tersimpan dari surau ini. Desfan mengatakan selain Masjid Raya Senapelan Pekanbaru, surau ini juga menjadi salah satu pusat pertumbuhan keagamaan Islam masyarakat Kota Pekanbaru.

Dari surau kecil ini banyak lahir orang-orang besar penggiat keagamaan maupun bidang lain. Salah satunya yakni Owner dari Rumah Sakit Awal Bros, H Awaloeddin. Anak-anak dari tokoh ini juga menuntut ilmu keagamaan ditempat ini.

Tidak hanya itu tokoh pemerintahan Zulkifli Saleh juga pernah menjadi salah satu pengajar pengajian rutin di Surau ini.

Ia mengatakan pada tahun 2005 masjid ini pernah dipugar dengan memanfaatkan donasi dari pemerintah Provinsi Riau. Setelah pemugaran ini juga masjid kemabali dipugar yang dananya bersumber dari Owner Rumah Sakit Awal Bros.

Disampaikan saat ini Surau tengah diupayakan menjadi situs budaya di Kota Pekanbaru.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved