TribunPekanbaru/

Ramadhan 1438 H

Bagi Pria Asal Bangkinang Ini, Dakwah Merupakan Kewajiban Setiap Muslim

Lahir dan besar di lingkungan yang agamais, karakter Afriadi terbentuk kuat yang didasari nilai-nilai Islami.

Bagi Pria Asal Bangkinang Ini, Dakwah Merupakan Kewajiban Setiap Muslim
TRIBUNPEKANBARU.COM/FIRMAULI SIHALOHO
Afriadi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Firmauli Sihaloho

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Lahir dan besar di lingkungan yang agamais, karakter Afriadi terbentuk kuat yang didasari nilai-nilai Islami.

Maklum saja, almarhum ayah merupakan seorang Imam Masjid d kampung halaman serta kepala sekolah MDA (sekarang PDTA).

"Beranjak dari latar belakang keluarga tersebut mengantarkan saya menjadi santri di Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang,"sebutnya.

Ketika menjadi santri, dirinya tentunya dibekali dengan ilmu-ilmu agama dan dilatih untuk berpidato/berdakwah agar nanti setelah tamat bisa langsung terjun di tengah masyarakat untuk membimbing dalam bidang keagamaan.

"Oleh karena itu, sejak masa sekolah sampai saat ini sudah dikader untuk menjadi ustad,"imbuhnya.

Keinginan nya itu ternyata tumbuh begitu kuat dalam diri Afriadi. Terbukti, meskipun saat ini ia tercatat sebagai Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, kegiatan berdakwah tetap ia jalankan disela-sela kesibukan nya.

"Karena Menurut saya, berdakwah merupakan tanggung jawab sebagai seorang muslim, agar selalu “watawa shaubil haq watawa shaubis shobri” (saling menasehati ke arah kebenaran dan kesabaran). Makanya sampai saat ini, setelah menyelesaikan pendidikan pesantren, sarjana, magister dan menjadi dosen, berdakwah tidak asing lagi dan sudah menjadi tanggung jawab sehari-hari," jelas pria kelahiran Bangkinang, 1989 ini.

Menyoal tentang kegiatannya ini, Afriadi menyimpan cerita yang cukup berkesan. Yakni, ketika berceramah di depan guru ketika masih di pesantren.

"Jadi akhir ceramah itu, saya ditanya (lebih tepatnya diuji) tentang materi yang saya sampaikan. Dan guru tersebut tersenyum mendengar jawaban yang saya sampaikan," paparnya.

Adapun saat ini Afriadi juga mengabdi di Almamater Pondok Pesantren Daarun Nahdhah Thawalib Bangkinang.

"Target saya ke depan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktoral (S3), karena hal tersebut akan sangat menunjang karir saya baik sebagai seorang dosen maupun muballigh. Islam juga mengajarkan kepada kita agar terus menuntut ilmu hingga ke Liang lahat," tutupnya.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help