TribunPekanbaru/

Tak Mampu Capai Rasio Kecukupan Modal, BPR Indomitra Mega Kapital Resmi Dicabut Izin Usahanya

OJK bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) lakukan pencabutan izin usaha bank yang berlokasi di Jalan Juanda Pekanbaru.

Tak Mampu Capai Rasio Kecukupan Modal, BPR Indomitra Mega Kapital Resmi Dicabut Izin Usahanya
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU  - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) lakukan pencabutan izin usaha PT BPR Indomitra Mega Kapital yang berlokasi di Jalan Juanda Pekanbaru. Pembekuan izin ini resmi per tanggal 15 Juni 2017.

Kepala OJK Riau, M Nurdin Subandi mengatakan pencabutan ini dilakukan karena sudah tidak sehatnya kondisi Bank Pembangunan Rakyat tersebut.

Ia menyampaikan ini dilakukan karena bank tidak mampu untuk memenuhi rasio kecukupan modal di atas empat persen.

"Sebelum pencabutan kita sudah berupaya memberi kesempatan kepada pihak manajemen bank untuk memperbaiki rasio tersebut, namun bank tidak juga mampu memenuhi rasio tersebut," tuturnya.

Ditegaskan pencabutan izin usaha yang dilakukan sudah sesuai dengan mekanisme yang berlaku di OJK.

Nurdin mengimbau agar para nasabah tetap tenang dan jangan khawatir atas kondisi ini.

Ia menjelaskan setelah pencabutan ini bank resmi tidak beroperasi namun segala persoalan dengan nasabah akan masuk dalam proses likuidasi yang ditangani langsung oleh LPS.

Direktur Grup Likuidasi Bank LPS, Tedy Herdyanto mengatakan untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Indomitra Mega Kapital LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar.

Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha.

Halaman
12
Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help