TribunPekanbaru/

PLN Sumbang Rp 10 Miliar untuk Anak Yatim dan Dhuafa se-Indonesia

PLN Persero menggelar acara buka puasa bersama dengan lebih dari 24.000 anak yatim dan dhuafa serentak se-Indonesia.

PLN Sumbang Rp 10 Miliar untuk Anak Yatim dan Dhuafa se-Indonesia
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla Hadir dalam Acara PLN Buka Puasa Bersama. Acara Bertajuk Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa tersebut digelar di Jakarta Convention Center, Senin (19/6/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) Persero menggelar acara buka puasa bersama dengan lebih dari 24.000 anak yatim dan dhuafa serentak se-Indonesia. Di Jakarta, PLNmengundang 3.200 anak yatim dan dhuafa dari 64 yayasan se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Direktur Utama, PT PLN Persero, Sofyan Basir mengatakan bahwa kegiatan ini digelar untuk menumbuhkan kepedulian dan berbagi kepada sesama, utamanya anak yatim dan dhuafa.

"Dengan berbagi kita bisa merasakan bahagia, dengan berbagi menjadikan kita berarti bagi sesama," kata Sofyan di Jakarta Convention Center, Senin (19/6/2017). PLN juga secara simbolis memberikan dana santunan dengan total Rp 2,65 miliar yang akan disumbangkan ke 64 yayasan di Jabodetabek.

"Total donasi yang diberikan PLN kepada anak yatim dan dhuafa di seluruh wilayah lndonesia kurang lebih Rp 10 miliar," kata Sofyan. "Ada sebagian dari hak mereka di kami. Kami berharap ini semua dapat bermanfaat bagi anak-anak dan membawa keberkahan untuk semuanya," tambah dia.

Sofyan juga berujar, dana santunan tersebut berasal dari dana PLNPeduli dan sebagian dari zakat pegawai PLN yang dikelola oleh Lembaga Amil Zakat, infaq dan Shadaqoh (Lazis) PLN.

"Kami juga mohon doa diberi kelancaran dalam menjalankan tugasPLN dan dapat keberkahan dari Allah," tutup Sofyan.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apreasiasi kepada PLN yang memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di Indonesia.

"Dalam agama memang dianjurkan untuk menyantuni anak yatim. Karena santunan kepada anak yatim adalah amalan yang sangat berharga dan doa anak yatim diijabahi oleh Allah SWT," kata Kalla.

Kalla berharap, santunan tersebut dapat bermanfaat bagi para anak yatim dan dhuafa tersebut. "Tentunya sumbangan, santunan harus bermanfaat bagi kehidupan anak-anak skalian," kata Kalla.

Kalla pun berharap anak yatim piatu dan dhuafa itu mendoakan agar kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut tak ada kendala ke depannya.

"Tentunya mendoakan agar PLN selalu bekerja dengan baik, menampilkan sesuatu tugas-tugas yang baik, memberikan penerangan dan cahaya bagi kita semua. Itu lah harapan kita semua," kata Kalla.

Sumber: Kompas.com

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help