TribunPekanbaru/
Home »

Video

News

VIDEO: Kementrian PU Bangun Proyek Air Minum Rp 760 Miliar di Riau, Ini Lokasinya!

"Total anggaran yang diperlukan ini sebesar 760 miliar semuanya. Ini sesuai dengan peruntukan masing-masing, mulai pengambilan air baku, pengolaan dan

Laporan reporter Tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU- Perintah Provinsi Riau dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Sumber Daya Air serta tiga kabupaten/kota yakni Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama penyelenggara sistem air minum regional Durolis (Dumai, Rohil, Bengkalis) di Balai Pauh Janggi Gedung Darah Provinsi Riau, Senin (19/6/2017).

"Total anggaran yang diperlukan ini sebesar 760 miliar semuanya. Ini sesuai dengan peruntukan masing-masing, mulai pengambilan air baku, pengolaan dan sambungan rumah dan lain sebagainya," jelas Dirjen Cipta karya Sri Hartoyo.

Menurut Sri Hartoyo , dari total anggaran 760 miliar tersebut masing-masing anggaran dari APBN sebesar 350 miliar, APBD Provinsi Riau 290 miliar dan 120 miliar dari APBD Dumai, Rokan Hilir dan Bengkalis.

"Ini kontribusi Pusat dan Provinsi yang cukup besar dan dari Kabupaten Kota masih kecil, akan tetapi kedepan inilah yang akan bertanggungjawab adalah kabupaten kota dan Provinsi . Unit dari provinsi melakukan pengolahan mulai dari pengambilan air baku di sungai Rohil sampai kemudian diolah dan air curah tersebut disalurkan ke PDAM tiga kabupaten/kota tersebut," katanya.

Untuk tarif air curah tersebut nantinya harus segera disepakati antara tiga kabupaten Kota dengan pemerintah provinsi Riau.Selanjutnya, PDAM lah yang akan mendistribusikan kepada masyarakat. Dari tiga kabupaten tersebut nantinya akan ada 40.000 sambungan rumah (SR). Masing-masing di Dumai 15.000 sambungan, Rokan Hilir 10.000 sambungan dan Bengkalis 15.000 sambungan.

Total sambungan rumah tersebut menurutnya masih merupakan tahan I dengan kapasistas 400 liter/detik yang akan dimulai pembangunanya pada tahun 2017 ini. kemudian akan melayani 4 Kecamatan di Kota Dumai (Dumai Kota,Dumai Barat,Dumai Timur dan Dumai Selatan). Kemudian 6 Kecamatan di Rokan Hilir (Kecamatan Tanah Putih, Tanjung Melawa, Bangko, Rimba Melintang, Bantu Hampar dan Bangko Pusako), selanjutnya dua Kecamatan Bengkalis yakni Kecamatan Mandau dan Pinggir. Nantinya Sistem Penyedian Air Minum (SPAM) regional Durolis ini akan direncanakan kapasistas sebesar 1500 liter/detik.

Sedangkan sumber air yang digunakan dalam pembangunan air munum durolis ini berasal dari sungai Rokan yang menjadi sumber air baku satu-satunya yang layak digunakan untuk pelayanan air minum di tiga kabupaten/kota tersebut.

Ditempat yang sama Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman menjelaskan, kerja sama tersebut merupakan hasil komunikasi serius yang dilakukan oleh Pemerintah Riau dengan Kementrian dan pemerintah Kabupaten Kota.

"Komitmen kita kita penuhi seperti tugas dan kewajiban kita dan juga tiga kabupaten kota juga dipenuhi dan proyek ini merupakan proyek setrategis. Bagi Riau khususnya,dengan nilai lumayan 760 miliar sampai selesai 2019. Nantinya kalau mau ditingkatkan lagi kapasitasnya bisa 1650 liter/detik," kata orang nmor 1 di Riau ini.

Menurutnya jika program ini terlaksana dengan baik maka, ini akan menjadi sejarah baru bagi Riau dan apa yang diidamkan oleh masyarakat selama ini untuk mendapatkan air bersih akan segera terwujud.

"Disamping itu memang perlu pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang betul betul profesional dan ini harus paralel dari sekarang. Karena waktunya juga singkat sehingga harus kerja keras dan harus lakukan komunikasi terus. Karena ini kaitanya nanti dengan oprasional dan perawatan jadi harus dipikirkan dari sekarang," pungkasnya. (*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help