TribunPekanbaru/

Ramadhan 1438 H

Kala Penggemar Musik Cadas Tobat dan Tinggalkan Dunia Kelam, Tebar Kebahagiaan Lewat Kegiatan Ini

Bagaimana jika musisi rock dan bonek kumpul bareng? Aksi kebersamaan itu mereka wujudkan lewat kegiatan ini.

Kala Penggemar Musik Cadas Tobat dan Tinggalkan Dunia Kelam, Tebar Kebahagiaan Lewat Kegiatan Ini
Surya/Ahmad Pramudito
Ratusan musisi berbagai genre rock gabung di acara bagi takjil dan buka bersama di Jl Kranggan 86 Surabaya. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, SURABAYA - Bagaimana jika musisi rock dan bonek kumpul bareng?

Dua komunitas yang selama ini identik dengan kekerasan dan anarkhi itu ternyata mampu menebar kebahagiaan.

Setidaknya aksi kebersamaan itu mereka wujudkan lewat bagi-bagi takjil dan dilanjutkan buka puasa bersama di Jl Kranggan 86 Surabaya, Minggu (18/6/2017).

Malam itu sedikitnya 500 orang musisi berbagai genre rock dan para bonek ini duduk lesehan hanya beralaskan tikar sambil menikmati menu sego krawu dan soto ayam.

Sebelum buka bersama, ratusan musisi dan para penggemar musik metal ini sempat pula mendengarkan tausyiah yang disampaikan oleh Abah Juki, mantan basis Andromeda Band yang belakangan fokus di kegiatan keagamaan.

Selain itu juga ada ustad Suyid, tokoh di Nuclear Assault Fans Club.

Dari pengamatan Surya.co.id (Tribunnews.com network), ada sekitar 20 komunitas musisi dan metal head lesehan di atas alas seadanya yang mereka gelar untuk duduk sambil mendengarkan tausyiah.

Tak hanya dari Surabaya, ada pula yang dari luar kota, seperti Madiun Satu Arah, Malang Rock Legend, Mojokerto Black Konspirasi, Gresik Rocker, Sedayu Community, dan Krian Rock City.

“Pesan yang mereka sampaikan sangat mengena, sebab mereka tokoh yang selama ini berkaitan langsung dengan dunia musik metal ini. Musik yang identik dengan narkoba dan minuman keras,” tutur Edy, salah seorang fans fanatik musik rock underground.

Penuturan Edy ini didukung oleh Dodon yang menegaskan, pihaknya sengaja mengundang dua tokoh tersebut agar berbagi pengalaman mereka.

Halaman
12
Editor: Ariestia
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help