TribunPekanbaru/

Ramadhan 1438 H

PLN UIP II Santuni 2.610 Anak Yatim dan Duafa di Riau

Peduli dengan kondisi masyarakat menjadi salah satu komitmen penting bagi PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

PLN UIP II Santuni 2.610 Anak Yatim dan Duafa di Riau
TribunPekanbaru/Alexander
Koordinator PLN UIP II Jalur PLTU Tenayan - Perawang Budi Susilo dan Humas PLN UIP II Delvis Bustami foto bersama dengan unsur pemerintahan di Kecamatan Tualang serta puluhan anak yatim usai buka bersama dengan di Pondok Pesantren I'anatuth Thalibin, Kecamatan Tualang, Kamis (15/6). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbarul, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Peduli dengan kondisi masyarakat menjadi salah satu komitmen penting bagi PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) II Sumatera Bagian Utara (Sumbagut). Termasuk saat berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan penuh berkah.

Program berbuka bersama yang dibarengi dengan pemberian santunan untuk anak yatim piatu dan kaum duafa ini menjadi salah satu prioritas kegiatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bulan suci.

Manajer Unit Pembangunan Konstruksi Jaringan Sumatera (UPKJS) II UIP II Sumbagut Rachmat Basuki didampingi Delvis Bustami selaku Humas mengatakan selama Ramadan ini, pihaknya telah menyantuni 2.610 anak yatim dan duafa di Riau.

"Kami bersyukur, di bulan penuh berkah ini masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk berbagi bersama anak yatim piatu dan kaum duafa. Sungguh ini kebahagian luar biasa," ujar Rachmat.

Kegiatan ini dilakukan hampir di seluruh jalur pengerjaan transmisi PT PLN UIP II yang melintas di 10 kabupaten/kota di Riau yakni jalur 150 KV Garuda Sakti - Pasir Putih, Bangkinang - Pasir Pangaraian,  Rengat - Kuantan. 

Selanjutnya jalur 275 KV Payakumbuh - Perawang. Jalur 150 KV Dumai - KID, Jalur Dumai - Bagan Siapiapi, jalur Rengat - Kerinci. Serta terakhir jalur PLTU Tenayan Raya - Perawang.

Secara keseluruhan, kegiatan berbuka dan pemberian santunan ini dilaksanakan dengan melibatkan warga di 176 desa dan kelurahan yang berada di 56 kecamatan di Riau.

"Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami. Tidak hanya di bulan Ramadan. Di momen perayaan lainnya seperti Idul Adha kami juga turut berpartisipasi berbagi hewan kurban. Serta keterlibatan kami pada berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya," sambungnya.

Menurutnya, kelancaran dan kesuksesan pembangunan jalur transmisi listrik 150 KV dan 275 KV  serta Gardu Induk di Riau tidak terlepas dari peran aktif memasyarakat. Jadi, kerjasama yang baik dan harmonisasi peran ini diharapkan terus berlangsung pada pembangunan transmisi selanjutnya. (Ale)

Penulis: Alex
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help