Mulanya Hanya Berbentuk Rumah Panggung Kayu, Masjid Lillah Sudah Berdiri Sejak 1970

Masjid Paripurna Lillah di Jalan Adi Sucipto tampak berdiri megah dan kokoh dengan 4 kubah berwarna biru putih di atasnya.

Mulanya Hanya Berbentuk Rumah Panggung Kayu, Masjid Lillah Sudah Berdiri Sejak 1970
TRIBUNPEKANBARU.COM/FIRMAULI SIHALOHO
Masjid Paripurna Lillah di Jalan Adi Sucipto. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Firmauli Sihaloho

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Masjid Paripurna Lillah di Jalan Adi Sucipto tampak berdiri megah dan kokoh dengan 4 kubah berwarna biru putih di atasnya.

Masjid yang berada tepat di tepi jalan ini memiliki lapangan yang cukup luas. Tak ayal, masjid ini menjadi pilihan utama bagi masyarakat sekitar maupun pengendara untuk menunaikan kewajiban nya.

Masjid ini pun memiliki berbagai fasilitas penunjang. Semacam, MDA, TK, Posyandu yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun.

Namun, di balik kemegahan nya, Masjid ini memiliki sejarah yang panjang sejak dibangun Pertama kali pada tahun 1970 an.

Diceritakan Ketua Masjid Lillah, Kirwan kepada Tribun, Rabu (21/6/2017) masjid ini dulunya hanya berbentuk rumah panggung dengan bahan utama kayu.

"Masjid ini merupakan hasil swadaya masyarakat sekitar dulunya. Dimulai dengan rumah panggung biasa yang hanya dibangun menggunakan kayu,"ungkapnya.

Seiring perkembangan zaman, pemukiman semakin padat. Masjid Lillah pun mendapat tiga kali penyegaran hingga berbentuk seperti saat ini.

Di bagian dalam masjid yang mampu menampung hingga 500 jamaah ini, memiliki ukiran berbagai lafaz ayat suci di setiap sisi dinding bagian atasnya.

Langit-langit masjid yang begitu tinggi dan luas memberikan kenyaman bagi siapapun yang memasuki masjid ini.

Di samping itu, masjid ini juga dikelilingi lorong-lorong yang nyaman untuk dijadikan tempat rehat sejenak.

Adapun Masjid Lillah diresmikan menjadi masjid Paripurna Kecamatan Marpoyan Damai sekitar tahun 2014 an silam.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Firmauli Sihaloho
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved