TribunPekanbaru/

Kampar

Ditemukan Membusuk di Sumur Petapahan Jaya, Kurang Sehari Pembunuhnya Ditangkap

Kurang dari sehari sejak korban ditemukan membusuk di sebuah sumur tua di Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung, Rabu (28/6) sekira pukul11.00 WIB.

Ditemukan Membusuk di Sumur Petapahan Jaya, Kurang Sehari Pembunuhnya Ditangkap
TribunPekanbaru/Budi Rahmat
Tim Opsnal Polres Kampar yang dipimpin Kepala Satreskrim, AKP. Bambang Dewanto berhasil meringkus pelaku berinisial HR alias IW, 22 tahun, warga Desa Petapahan Jaya, Kamis dini hari lewat pukul00.00 WIB 

laporan reporter Tribunpekanbaru.com, Nando 

TRIBUNPEKANBARU.com, BANGKINANG - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kampar berhasil mengungkap pembunuhan bermotif perampokan yang menimpa Mulyono, 49 tahun, Kamis (29/6/2017) dini hari.

Kurang dari sehari sejak korban ditemukan membusuk di sebuah sumur tua di Desa Petapahan Jaya Kecamatan Tapung, Rabu (28/6) sekira pukul11.00 WIB.

Tim Opsnal Polres Kampar yang dipimpin Kepala Satreskrim, AKP. Bambang Dewanto berhasil meringkus pelaku berinisial HR alias IW, 22 tahun, warga Desa Petapahan Jaya, Kamis dini hari lewat pukul00.00 WIB.

Berita Terkait:  Sadis, Usai Membuhuh, Pelaku Curas Ini Buang Jasad Korban Kedalam Sumur

Terungkapnya motif sekaligus pelaku pembunuhan itu berdasarkan keterangan keluarga korban yang diketahui adalah warga Desa Suka Mulya Kecamatan Bangkinang.

Polisi mengevakuasi jasad seorang lelaki dari dalam sumur di wilayah Petapahan, Kampar. Lelaki tersebut merupakan korban pembunuhan yang kemudian dibuang ke dalam sumur. TribunPekanbaru/BudiRahmat
Polisi mengevakuasi jasad seorang lelaki dari dalam sumur di wilayah Petapahan, Kampar. Lelaki tersebut merupakan korban pembunuhan yang kemudian dibuang ke dalam sumur. TribunPekanbaru/BudiRahmat (TribunPekanbaru/BudiRahmat)

 Bambang mengatakan, korban meninggalkan rumah sejak 23 Juni lalu. Korban pamit untuk menghadiri Buka Puasa bersama PT. Peputra Masterindo di kawasan Petapahan menggunakan mobil Toyota Rush BM 1376 FV. Namun korban tak kunjung pulang hingga malam dan hilang kontak. Nomor seluler korban pun tidak bisa dihubungi.

 Penemuan mayat di sumur tua menjadi awal penyebab hilangnya korban terungkap. 20.00 WIB, pelaku terlihat menggunakan

 Menurut Bambang, berdasarkan informasi itu, maka hasil penyelidikan mengarah ke HR. Sebelumnya HR dikabarkan meninggalkan Petapahan Jaya kabur ke Samosir, Sumatera Utara. Kemudian, Tim Gabungan Polres Kampar dan Polsek Tapung melakukan pengejaran ke wilayah Mandau, Bengkalis.

 "Kita berkoordinasi dengan Polsek Tapung Hilir untuk melakukan penghadangan di Kandis," ujar Bambang. Setibanya di Kandis, pelaku langsung dihadang dan berhasil disergap lewat tengah malam. HR dan IW tak berkutik saat diperintah keluar dari mobil korban. Selain mobil, satu unit telepon seluler milik korban dan dua unit milik pelaku diamankan menjadi barang bukti. (*)

Penulis: nando
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help