TribunPekanbaru/

ISIS Berpotensi Duduki 16 Titik Daerah di Indonesia

"Ada apa di Filipina Selatan? Enggak ada apa-apa di sana. Pasti itu cara mereka untuk masuk ke Indonesia," kata

ISIS Berpotensi Duduki 16 Titik Daerah di Indonesia
istimewa
Koordinator Presidium Kahmi Riau, Yulisman, memberikan cendramata kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo usai kegiatan kuliah umum, di Gedung PKM UIN Suska Riau, Rabu (5/4/2017). Kahmi Riau berkomitmen untuk terus bergandengan tangan dengan TNI demi menjaga keutuhan NKRI. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meyakini tujuan militan ISIS menguasai ke wilayah Marawi, Filipina Selatan, adalah untuk masuk ke wilayah Indonesia.

Gatot mengatakan, sejak dulu ISIS berusaha menguasai wilayah yang memiliki banyak sumber daya.

Ia pun heran kenapa saat ini ISIS memilih Filipina Selatan yang justru minim sumber daya alam.

"Ada apa di Filipina Selatan? Enggak ada apa-apa di sana. Pasti itu cara mereka untuk masuk ke Indonesia," kata Gatot saat berpidato dalam Rapat Koordinasi Pengendalian dan Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2017, di Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Baca: Organisasi HAM Suriah: ISIS Pastikan Abu Bakr Al-Baghdadi Tewas

Oleh karena itu, Panglima TNI menekankan bahwa Indonesia harus waspada dengan keberadaan ISIS di Marawi.

Gatot memastikan, TNI siap menjaga wilayah perbatasan seperti Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, dan Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

"Ada 16 titik di Indonesia yang bisa jadi seperti Marawi, maka kita harus isolasi," kata dia.

Di mana ke-16 titik atau lokasi itu, Panglima TNI tidak menjelaskan. (*)

Berita ini sudah terbit di Tribunnews.com dengan judul Panglima TNI: Ada 16 Titik di Indonesia yang Bisa Jadi Seperti Marawi, Apa Saja?

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help