TribunPekanbaru/

Gempar, Oknum Pendeta di Siak Cabuli Anak Didiknya

ibu korban mendapat informasi dari kerabatnya Saut, ada chat yang tidak senonoh di telepon genggam TR.

Gempar, Oknum Pendeta di Siak Cabuli Anak Didiknya
Internet
Ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Masyarakat Suak Lanjut, Siak Sri Indrapura gempar, ulah perilaku oknum pendeta, inisial LH (49), yang tega mencabuli anak didiknya sendiri. Kejadian itu baru terungkap pada Selasa (11/7/2017) sore.

Tempat kejadian perkara juga masih belum pasti. Sebab, masyarakat sekitar berpendapat, sebagaimana pengakuan korban TR (14), tindakan itu dilakukan oknum di dalam tempat ibadatnya sendiri. Sementara informasi kepolisian, kejadian itu dilakukan oknum pendeta di rumah pelaku sendiri.

Kejadian itu terungkap, kala Duma Sari Sihombing (40) tahun, ibu korban, mendatangi Polsek Siak, Selasa lalu, pukul 15.30 WIB. Ia melaporkan perkara perbuatan cabul terhadap TR.

Pihak yang terlapor dalam hal ini benar seorang pendeta di gereja Pantekosta, kampung Suak Lanjut, Siak inisial LH. Terlapor tidak hanya sebagai seorang pendeta, namun juga sebagai seorang PNS.

Kapolres Siak, AKBP Restika Pardamean Nainggolan, Kamis (13/7/2017) membenarkan kejadian itu. Bahkan pelaku sudah ditahan oleh Polsek Siak dan dititipkan di Rutan Siak Sri Indrapura.

Ia menjelaskan, ibu korban mendapat informasi dari kerabatnya Saut, ada chat yang tidak senonoh di telepon genggam TR.

"Kemudian saya menanyakan kepada anak saya. Anak saya mengatakan bahwa dia memang ada WA dengan Bapak LH. Selanjutnya apa yang dilakukan anak saya kepada LH?," kata Duma sebagaimana diulangi AKBP Restika.

Ia melanjutkan, betapa terkejutnya Duma kalau anaknya sudah dilecehkan oleh oknum pendeta itu. Kejadian yang sangat menampar kehormatan keluarga Duma itu sudah terjadi pada Jumat, 30 Juni 2017 pukul 14. 00 WIB.

Mengenai TKP, polisi melaporkan di rumah pelaku, LH, jalan Kandis, kelurahan Kampung Dalam, kecamatan Siak.

Atas laporan tersebut anggota Resintel Polsek Siak menjemput dan mengintrogasi pelaku, LH.

"Atas kejadian tersebut pelapor merasa dirugikan kerena anak pelapor telah dicabuli, dan melaporkannya ke Polsek Siak guna penyelidikan lebih lanjut. Tentu saja kami menindaklanjuti kasus ini," ulas Restika.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Tribun, TR merupakan gadis 14 tahun yang bersekolah di salah satu SMP di kota Siak. Ia aktif belajar agama di gereja di mana LH mengajarkan agama.

"Kejadiannya itu di tempat ibadahnya. Kami sangat sayangkan kejadian ini, kok Pak LH tega cabuli muridnya sendiri. Padahal dia ahli agama. Kami berharap dia dihukum setimpal dengan perbuatannya," kata seorang warga yang tidak mau dituliskan namanya.

Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help