TribunPekanbaru/

Dilantik Jadi Ketua LPPH Pemuda Pancasila Riau, Patar: Kasus Narkoba dan Asusila Tak Dibela!

Hadir sekitar seribu kader, sesepuh dan pengurus Pemuda Pancasila se Provinsi Riau dalam acara yang juga

Dilantik Jadi Ketua LPPH Pemuda Pancasila Riau, Patar: Kasus Narkoba dan Asusila Tak Dibela!
Istimewa
Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau, Anto Rahman melantik Patar Sitanggang sebagai Ketua LPPH-PP Riau masa bakti 2017-2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Riau, Arsadianto Rahman melantik jajaran pengurus Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) masa bakti 2017-2020 di Hotel Grand Central, Pekanbaru, Jumat (14/7/2017) malam. Advokat Patar Sitanggang SH ditetapkan sebagai ketua LPPH yang merupakan lembaga bentukan organisasi tersebut.

Hadir sekitar seribu kader, sesepuh dan pengurus Pemuda Pancasila se Provinsi Riau dalam acara yang juga diselingi oleh hahal bihalal pasca-Idul Fitri. Di antaranya, hakim agung adhoc Syamsul Rakan Chaniago, DR AB Purba, Yoyok Wardoyo dan sejumlah tokoh lainnya. Gubernur Riau diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol, Chairul Risky.

"LPPH berkomitmen menunjukkan pengabdian Pemuda Pancasila kepada masyarakat melalui pelayanan hukum yang diberikan. Khususnya kepada kader Pemuda Pancasila di Riau dan umumnya warga yang kurang mampu," tegas Patar dalam pidato pelantikannya.

Hanya saja, Patar menegaskan bahwa LPPH Pemuda Pancasila Riau tidak akan membela kadernya yang terkena kasus prostitusi asusila dan narkoba.

"Sesuai perintah dan arahan Ketua MPW Bang Anto Rachman, kasus asusila dan narkoba tidak akan dibela. Tapi, kasus-kasus lainnya pasti kita dampingi. Itu perlu kami tegaskan," kata Patar seraya menyatakan ada sebanyak 80 advokat yang bergabung dalam LPPH.

Ketua MPW Pemuda Pancasila Riau, Arsadianto Rahman menegaskan, LPPH harus mampu menjadi sarana PP dalam memberikan bantuan dan kepedulian kepada masyarakat.

"Banyak warga Riau yang secara ekonomi tidak mampu menyewa pengacara ketika mengalami kasus hukum. LPPH harus hadir di situ," kata Anto.

Ia juga meminta agar pada pengurus dalam menjadikan LPPH sebagai sarana pembelajaran efektif dalam dunia praktisi hukum.

"Saya ucapkan selamat membuktikan pengabdian. Masyarakat menantikan," kata Anto. (*)

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help