TribunPekanbaru/
Home »

Video

VIDEO: Tengah Mabuk, Kapolres Simalungun di Cekoki dengan Miras, Kapolda Bereaksi

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan sedang mabuk minuman keras di sebuah ruangan tempat karaoke dipenuhi minuman keras ( miras)

VIDEO: Tengah Mabuk, Kapolres Simalungun di Cekoki dengan Miras, Kapolda Bereaksi
Youtube
AKBP Marudut Liberty (menuang minuman) terlihat bersantai di hall tempat hiburan malam. 

TRIBUNPEKANBARU.com, SIMALUNGUN - Video yang memuat seseorang diduga Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan sedang mabuk minuman keras di sebuah ruangan tempat karaoke dipenuhi minuman keras ( miras) hingga mencekoki seorang pengunjung dengan miras beredar.

Video berdurasi kurang lebih tiga menit itu diduga hasil rekaman kamera pengintai.

Saat dikonfirmasi, AKBP Marudut enggan berkomentar.

Dia mengatakan, keterangan akan diberikan pihak humas.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Simalungun, AKP Jarait Sinaga, saat dihubungi, Sabtu (15/7/2017), mengatakan, tim dari Polda Sumatera Utara sudah turun melakukan penyelidikan, Jumat (14/7/2017).

Hanya saja, lanjut Sinaga, pihaknya belum menerima informasi mengenai hasil penyelidikan tim Polda.

Sinaga mengatakan, berdasarkan perintah langsung dari Kapolda Sumatera Utara, tim mengecek video dan langsung turun ke lokasi kejadian, yakni di Karaoke Studio 21 Jalan Parapat, Pematangsiantar.

Sinaga menyebutkan, tim dari Polda tidak melibatkan personel Polres Simalungun dalam upaya penyelidikan internal itu.

Dia juga tidak tahu bahwa tim sudah memanggil AKBP Marudut atau belum.

"Setahu saya belum ada pemanggilan, tapi informasi detail soal yang dikerjakan tim dari Polda Sumatera Utara tidak kami ketahui karena memang itu langsung perintah Kapolda," tutur Sinaga.

Sinaga mengatakan, dia tidak ikut dalam rombongan Kapolres pada saat kejadian, Rabu (12/7/2017) dini hari.

Lihat videonya:

Artikel di atas sebelumnya dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Beredar, Video Pria Diduga Kapolres Simalungun Mabuk dan Cekoki Warga dengan Miras.

Editor: David Tobing
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help