TribunPekanbaru/

Perpeloncoan Siswa Baru Tidak Diperbolehkan, Kepsek Diminta Awasi Ketat

Kalangan DPRD Pekanbaru sejak sekarang mewanti-wanti, agar pelaksanaan MOS untuk siswa baru tahun ini tidak ada yang menyimpang.

Perpeloncoan Siswa Baru Tidak Diperbolehkan, Kepsek Diminta Awasi Ketat
eseinosa.wordpress.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kalangan DPRD Pekanbaru sejak sekarang mewanti-wanti, agar pelaksanaan masa orientasi sekolah (MOS) untuk siswa baru tahun ini tidak ada yang menyimpang. Diharapkan, Disdik harus menghindari aksi perpeloncoan saat MOS tersebut. Jika masih ada, maka kepala sekolahnya, diminta agar jabatannya dicopot.

Sekretaris Komisi III DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos, Senin (17/7/2017) menegaskan, tidak boleh ada perpeloncoan pada saat masa pengenalan lingkungan sekolah untuk siswa baru baik itu SMP atau pun SMA/SMK Tahun Ajaran 2017/2018 ini.

Ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk siswa baru. "Mulai dari sekarang, seluruh sekolah harus mengubah pola pikirnya saat melaksanakan pengenalan lingkungan sekolah untuk siswa baru. Tidak perlu ada perpeloncoan, apalagi sampai ada kekerasan," tegas Aidil saat berbincang dengan Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskannya, dalam pengenalan lingkungan sekolah tersebut, harus ada mindset baru, bahwa ajang tersebut bukan adu kekuatan antara siswa senior dengan siswa junior.

Makanya, perlu diawasi secara ketat. Jika nanti di sekolah ada yang coba-coba dalam MOS-nya meminta murid barunya menggunakan pakaian dan atribut yang aneh-aneh, maka Disdik diminta ambil tindakan tegas.

Baca: Waduh! Belum Mulai Masuk Sekolah, Wali Murid SD Ini Udah Booking Tempat Duduk Untuk Anaknya

Politisi Demokrat ini menilai, adanya kegiatan MOS dengan muatan perpeloncoan, merupakan hal yang tidak mendidik. Ini semata-mata merupakan ajang mempermalukan peserta didik. Selain itu ajang perpeloncoan merupakan mata rantai balas dendam antara senior dan junior ke depannya.

"Masa MOS juga harus dijadikan ajang oleh sekolah untuk menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru, bukan malah menjadi ajang balas dendam siswa senior kepada junior. Intinya, tolak segala bentuk perpeloncoan," kata dia.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help