TribunPekanbaru/

Saya Diabaikan, Padahal Petugas di Poli Umum Itu Tahu Saya Sedang Mengerang Kesakitan

Putra (27), warga Kecamatan Lubukdalam tidak puas dengan pelayanan Puskesmas di kecamatan itu. Ia mengaku diabaikan sambil menahan derita luka-luka.

Saya Diabaikan, Padahal Petugas di Poli Umum Itu Tahu Saya Sedang Mengerang Kesakitan
Selasar.com
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Putra (27), warga Kampung Rawangkao Barat, kecamatan Lubukdalam tidak puas dengan pelayanan Puskesmas di kecamatan itu. Ia mengaku diabaikan sambil menahan derita luka -luka usai kecelakaan, Sabtu (15/7/2017).

"Saya tidak menduga, diabaikan sedemikian lama. Padahal petugas di poli umum itu tahu saya tengah mengerang kesakitan," ujar Putra.

Putra menyebut, ia mengalami kecelakaan lalu lintas pada Sabtu malam. Namun ia tidak tahan dengan sakit dan luka yang ia derita sehingga datang ke Puskesmas pada sabtu pagi.

"Benar-benar jauh pelayanannya. Saya ditinggal begitu saja sama petugas di sana. Selain jutek, tidak ramah, juga sangat meremehkan pasien seperti saya," imbuh dia.

Tidak hanya itu, Putra juga melihatkan lukanya di bagian lutut dan tangan. Jangankan mendapat perlakuan baik, malah ia dicemooh sama oknum perawat di Puskesmas itu.

"Masa segitu aja lukanya udah sakit, udah berobat ke Puskesmas. Kamu masih bisa jalankan bukan?," kata oknum perawat sebagaimana diulangi Putra.

Baca: Dituding Telantarkan Pasien, Ini Tanggapan Kepala Puskesmas Lubukdalam

Ia mengaku sangat terperangah dengan kata-kata itu. Bahkan ia menyebut, pelayanan kesehatan yang digadang-gadang Pemkab Siak hanyalah pencitraan belaka.

"Buktinya saya diremehkan saja. Masa petugas di Puskesmas bilang begitu. Kamu masih bisa jalankan? Bagaimana kalau saya mati saat dia bilang begitu. Aduh, memalukan benar," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help