Peringati Global Tiger Day, Tiger Heart Riau dan WWF Gelar Kegiatan Talkshow

Dengan mengambil tema besar Konservasi Harimau Sumatera, kegiatan talkshow ini digelar di Universitas Islam Riau (UIR).

Peringati Global Tiger Day, Tiger Heart Riau dan WWF Gelar Kegiatan Talkshow
Istimewa
Dalam rangka memperingati Global Tiger Day atau Hari Harimau se-Dunia tahun 2017, Tiger Heart Riau dan World Wildlife Fund (WWF) program Sumatera Bagian Tengah menggelar kegiatan talkshow, Selasa (25/7/2017). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati Global Tiger Day atau Hari Harimau Sedunia tahun 2017, Tiger Heart Riau dan World Wildlife Fund (WWF) program Sumatera Bagian Tengah menggelar kegiatan talkshow, Selasa (25/7/2017).

Dengan mengambil tema besar Konservasi Harimau Sumatera, kegiatan talkshow ini digelar di Universitas Islam Riau (UIR), tepatnya di Gedung Kegiatan Kemahasiswaan dan Alumni.

Febri Anggriawan Widodo, selaku Ketua Divisi Riset Gajah dan Harimau Sumatera mengungkapkan, kegiatan talkshow sendiri bertujuan untuk mengajak seluruh kalangan terutama mahasiswa agar lebih peduli dengan keberadaan Harimau Sumatera serta habitatnya. Terlebih mengingat populasi Harimau Sumatera saat ini sudah berada di ambang kepunahan.

“Populasi Harimau Sumatera saat ini berkisar 300-600 ekor. Satwa kharismatik kebanggaan Indonesia itu kini diambang kepunahan. Bukan tidak mungkin jika kita tidak melakukan aksi dan kampanye penyelamatan, Harimau Sumatera akan punah lebih awal," katanya.

Ia melanjutkan, Propinsi Riau dulunya merupakan habitat Harimau Sumatera yang paling luas di Indonesia. Namun, akibat lajunya proses deforestasi lahan dan kebakaran hutan, menyebabkan habitat Harimau Sumatera terus berkurang.

Selain hal tersebut dijelaskan Febri, perburuan liar juga menjadi ancaman terbesar bagi Harimau Sumatera.

"Mengingat kondisi Harimau Sumatera saat ini yang bisa dibilang memprihatinkan, maka dibutuhkan kontribusi dari berbagai pihak untuk ikut melaksanakan upaya konservasi, salah satunya peran dari volunteer (sukarelawan.red)," ungkapnya.

Untuk itu, dalam kesempatan ini para mahasiswa yang hadir juga diberikan ilmu dan pembekalan tentang seperti apa menjadi seorang volunteer, khususnya dalam upaya penyelamatan dan konservasi Harimau Sumatera.

"Dunia volunteer adalah dunia kerelawanan. Cinta akan sesuatu hal menjadi modal dasar kita untuk melakukan sesuatu. Sosok Harimau Sumatera mengajarkan saya kekaguman dan cinta yang kemudian menjadi kunci semangat kerelawanan saya,” ungkap Harry Kurniawan selaku salah satu pembicara dalam acara ini.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved