Komisaris Utama BUMD Pelabuhan Dumai Berseri Tidak Tahu Direktur Sandang Status Tersangka

Pihak PT Pelabuhan Dumai Berseri mengaku tidak tahu dengan status tersangka, yang disandang Syahroni Adrian.

Komisaris Utama BUMD Pelabuhan Dumai Berseri Tidak Tahu Direktur Sandang Status Tersangka
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pihak PT Pelabuhan Dumai Berseri mengaku tidak tahu dengan status tersangka, yang disandang Syahroni Adrian. Akibatnya pria tersebut tetap dilantik sebagai Direktur Operasional PT Pelabuhan Dumai Berseri, Selasa (25/7/2017).

Bahkan Walikota Dumai, Zulkifli AS yang melantik Syahroni bersama Muhammad Nasir (Komisaris Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri) dan Nurul Amin (Direktur Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri).

Informasi yang diterima Tribun, Pihak Ditreskrimum Polda Riau sudah menetapkan Syahroni sebagai tersangka terkait dugaan keterlibatannya pada kasus dugaan penggelapan. Akibat perbuatan Syahroni korban mengalami kerugian hingga Rp 4,2 Miliar.

"Kita tidak tahu dia berstatus tersangka. Tapi nanti kita periksa lagi kebenaran statusnya," ujar Komisaris Utama PT Pelabuhan Dumai Berseri, Muhammad Nasir kepada Tribun, Kamis (27/7).

Hal ini bertolak belakang dengan Penyataan Polda Riau. Sebab pihak pemerintah kota sudah pernah bersurat dengan pihak Polda Riau, terkait status tersangka yang disandang Syahroni. Apalagi saat itu diajukan sebagai Calon Direktur Operasional BUMD Pelabuhan Dumai Berseri.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved