Dumai

Dugaan People Smuggling, Tiga WN Bangladesh Jadi Saksi Korban

Apalagi proses pemulangan akan dikordinasikan dengan International Organization for Migration (IOM), lembaga non profit di bawah naungan UNHCR.

Dugaan People Smuggling, Tiga WN Bangladesh Jadi Saksi Korban
TribunPekanbaru/Fernando
WNA menjalani pemeriksaan di Aula Citra Waspada Mapolres Dumai. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Pihak Imigrasi Dumai mengaku rencana pemulangan 47 WN Bangladesh ke negaranya belum dijadwalkan.

Sebab sejumlah WN Bangladesh masih dimintai keterangan oleh polisi sebagai saksi korban.

Terkait dugaan smuggling people atau penyelundupan manusia yang ditangani Polres Dumai.

Baca: Polisi Dalami Pengungkapan Narkoba dan Senjata Api di Baliview Pekanbaru

Ada tiga orang yang dimintai keterangan, sebab mereka cukup fasih berbahasa Melayu.

Maka pihak Imigrasi masih menanti proses tersebut. Tapi pihak Imigrasi Dumai berkeinginan memulangkan seluruh WN Bangladesh secepatnya.

Apalagi proses pemulangan akan dikordinasikan dengan International Organization for Migration (IOM), lembaga non profit di bawah naungan UNHCR.

Seiring proses pemulanga, nereka juga diajukan untuk pencekalan. Sehingga mereka tidak bisa kembali lagi ke Indonesia.

"Kita akan cekal mereka, agar tidak kembali lagi. Sebab mereka sudah menjadi korban penyelundupan orang," terang Kepala Imigrasi Dumai, Zulkifli Ahmad kepada Tribun, Jum'at (28/7).

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved