TribunPekanbaru/

Advertorial

Kecamatan Bukit Raya Menuju e-Goverment

Inovasi itu adalah aplikasi sistem pelayanan administrasi terpadu (Sipadu).

Kecamatan Bukit Raya Menuju e-Goverment
istimewa
Kecamatan Bukit Raya yang punya 6 inovasi pada pencanangan Pekanbaru Smart City yang Madani. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Konsep Pekanbaru Smart City pelan-pelan mulai diaplikasikan dalam sistem pelayanan di kota Pekanbaru. Salah satu yang memberikan inovasi ini adalah kecamatan Bukit Raya. Kecamatan Bukit Raya yang punya 6 inovasi pada pencanangan Pekanbaru Smart City yang Madani menjadi wakil dari kota Pekanbaru untuk mempresentasikan konsep tersebut.

Dari 6 inovasi Bukit Raya menampilkan 3 inovasi terdepan, 2 diantaranya sudah diterapkan sepenuhnya. sementara 1 lagi sedang menjalani proses uji publik dan segera akan diterapkan sepenuhnya. Inovasi terakhir inilah yang menjadi andalan yang benar-benar terasa pelayanan ala “Smart City”. Inovasi itu adalah aplikasi sistem pelayanan administrasi terpadu (Sipadu).

Sipadu merupakan sistem pelayanan online yang ada di dikelurahan dan kecamatan di Pekanbaru. Sistem ini, menghadirkan pengurusan Administrasi yang lebih mudah bagi masyarakat lewat Sipadu, masyarakat tidak perlu datang ke kelurahan dan kecamatan untuk mendapatkan layanan. Cukup men-download aplikasi yang tersedia play store bagi pengguna ponsel pintar berbasis Android.

Camat Bukit Raya,Masykur Tarmizi menjelaskan, dari aplikasi ini semua persyaratan administrasi bisa diketahui oleh masyarakat. Masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan juga bisa langsung upload foto ke aplikasi secara digital. Mereka lalu bisa mengirimkan langsung ke operator di kelurahan. Yang memudahkan lagi untuk aplikasi ini juga dilengkapi tanda tangan digital.

"Setelah mereka upload semua persyaratan,lalu diterima operator di kelurahan, sebagai bukti sudah diterima ada notifikasi atau pemberitahuan langsung ke ponsel mereka. Semua pengesahan baik dari lurah dan lainnya hingga tanda tangan camat masyarakat tidak perlu datang ke kantor. Bila persyaratan lengkap semua dan di tanda tangani secara digital oleh Camat, aplikasi pengurusan nanti dikirim lagi kepada masyarakat dalam bentuk digital Dann mereka bisa langsung print," kata Masykur.

Dalam inovasi ini, camat tidak khawatir kalau suatu saat bisa di palsukan karena ada tanda tangan digital. Hal itu menurutnya sudah dipikirkan sebelumnya,hingga sulit di palsukan. "Untuk keamanan dari dokumen,setiap layanan di lengkapi dengan barcode, termasuk surat dan nomor serinya.jadi ini lebih aman," terangnya.

Terkait inovasi ini, ia mengaku berani membuat terobosan karena sudah pernah diterapkan di berbagai daerah di pulau Jawa. Hingga ia tidak merasa ragu, Namun perbedaannya, di Jawa tidak menggunakan tanda tangan digital,melainkan tanda tangan basah. Sebuah inovasi baru untuk memudahkan masyarakat, di Bukit Raya menggunakan tanda tangan digital.

"Ini sepenuhnya sejalan dengan visi Pekanbaru Smart City yang Madani. Sekaligus mempermudah masyarakat, karena urusan mereka dari A-Z tidak perlu repot-repot ke Kantor Camat ,bahkan mereka bisa print sendiri administrasi yang di urus. Ini juga penting untuk meminimalisir perbuatan pungli di kalangan ASN di Kecamatan Bukit Raya, karena aplikasi Sipadu memungkinkan masyarakat tetap bisa mengurus segalanya tanpa perlu jumpa petugas," ungkapnya.

Dua inovasi lainnya adalah aplikasi forum diskusi E-Sapa Bukit Raya yang sudah di luncurkan pada 2016 lalu. Aplikasi yang juga bisa di download di playstore oleh pengguna Android ini merupakan forum diskusi terbuka bagi warga Bukit Raya, lewat aplikasi ini masyarakat bisa chatting dengan pemerintah, bisa menyampaikan keluhan, kritikan ,aduan, masukan dan segala urusan yang perlu respon cepat.

Adapun inovasi terakhir adalah pelayanan antar jemput inovasi ini diberikan kepada masyarakat yang ingin mengurus izin usaha ke kecamatan, baik itu untuk paten maupun IMK, masyarakat tinggal memberitahu pihak kecamatan perihal ingin mengurus izin, maka petugas dari kecamatan langsung datang menjemput. jemputan ini langsung untuk melakukan verifikasi usaha. Setelah di jemput dan verifikasi serta lainnya sudah keluar, kecamatan juga langsung akan mengantarkan pengurusan izin tersebut kepada warga. (Adv/bukitraya/kominfo)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help