TribunPekanbaru/

Pungutan di Sekolah Masih Terjadi, Jhon Romi: Kemana Anggaran Pendidikan Dibelanjakan?

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE mengaku, gerah dengan laporan dari masyarakat, terkait masih adanya pungutan di sekolah-sekolah negeri.

Pungutan di Sekolah Masih Terjadi, Jhon Romi: Kemana Anggaran Pendidikan Dibelanjakan?
Lensaindonesia.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE mengaku, gerah dengan laporan dari masyarakat, terkait masih adanya pungutan di sekolah-sekolah negeri. Pungutan tersebut dijalankan dengan berbagai modus. Mulai dari uang bangku, uang seragam dan lain sebagainya.

Padahal, ikhwal ini sudah diwanti-wanti sejak awal, agar jangan sampai terjadi lagi. Namun pada penerimaan siswa baru tahun 2017 ini, tetap saja terjadi. Apa sebenarnya yang terjadi di dunia pendidikan Kota Pekanbaru saat ini. Padahal, pendidikan tersebut merupakan tanggung jawab pemerintah, sesuai amanat UUD 1945.

"Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) harus introspeksi diri. Jumlah masyarakat yang masuk sekolah setiap tahun bertambah. Namun jumlah sekolah tidak terlalu signifikan penambahannya. Kebijakan yang dikeluarkan pun tidak memihak kepada masyarakat kelas bawah. Ini sangat ironis," tegas Jhon Romi kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (1/8/2017).

Politisi PDI-P ini tidak hanya menyorot Disdik Pekanbaru, tapi juga kinerja Disdik Provinsi Riau patut dievaluasi. Sebab, banyak masyarakat golongan bawah, yang memasukkan anaknya ke tingkat SMA/SMK, tidak bisa. Bahkan Disdik justru menyarankan masuk ke sekolah swasta. Dengan kondisi ini, pihaknya mempertanyakan anggaran untuk pendidikan dibelanjakan.

"Kemana sebenarnya anggaran pendidikan yang begitu besar disiapkan di APBD. Jumlah sekolah tidak bertambah, anak-anak kurang mampu tidak dibantu. Kita minta penegak hukum menyelidiki persoalan ini. Sungguh miris kita melihat kondisi masyarakat sekarang," tegasnya.

Pungutan yang mencuat beberapa hari belakangan seperti di SMPN 15 Rumbai, SMPN 1 dan SMPN 21 Pekanbaru, serta SDN 129 Panam.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help