TribunPekanbaru/

Awalnya Dikira Korban Kecelakaan, Ternyata Pengemudi Livina Ini Ditikam Badik

Sempat diduga laka tunggal, aparat Polsek Maesa menemukan sembilan luka tusuk di badan korban.

Awalnya Dikira Korban Kecelakaan, Ternyata Pengemudi Livina Ini Ditikam Badik
Kolase
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim gabungan Polres Bitung dan Polsek Maesa meringkus Aman (24) terduga pelaku pembunuhan terhadap Jefry Lumingkewas, Sabtu (5/8/2017) sekira pukul 08.30 Wita atau empat jam setelah kasus pembunuhan itu.

Pelaku dibekuk di rumah temannya beralamat kompleks Parigi Tofor Kelurahan Bitung Tengah.

 
Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting via ponsel menuturkan motif pembunuhan adalah dendam lama.

"Pelaku mengaku pernah dianiaya korban pada tahun lalu," kata dia.

Jefry yang mengendarai mobil Nisan Grand Livina bernomor polisi DB 1169 FF menabrak pohon di sekitar GPDI Pusat kota Bitung.

Sempat diduga laka tunggal, aparat Polsek Maesa menemukan sembilan luka tusuk di badan korban.

Tak sulit bagi aparat gabungan Polres Bitung dan Polsek Maesa untuk beroleh pengakuan Aman (24).

Begitu dibekuk di rumah salah satu temannya di Kompleks Parigi Tofor Kelurahan Bitung Tengah, pria kecil ini langsung mengaku sebagai pembunuh Jefry Lumingkewas (30), warga Kelurahan Bitung Timur dalam peristiwa berdarah di depan Hotel Phoenix, Sabtu (5/8) sekira pukul 04.00 Wita.

Aparat mendatangi tempat persembunyian Aman, hanya empat jam setelah kejadian.

"Dia memang saya tikam dengan badik," kata Aman.

Halaman
12
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help