TribunPekanbaru/

Perdagangan Bursa Berjangka Menjanjikan Imbal Hasil Besar dan Resiko Besar

Kota Pekanbaru jadi kota pertama pelaksanaan Media Workshop yang diadakan oleh tiga perusahaan berjangka komoditi Indonesia.

Perdagangan Bursa Berjangka Menjanjikan Imbal Hasil Besar dan Resiko Besar
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Ikhwanul Rubby

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB), Perusahaan pialang produk perdagangan berjangka gelar Media Workshop. Ini mengangkat tema Sosialisasi dan Edukasi Peran PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), PT Kliring Berjangka Indonesia dan RFB dalam industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK). Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Cabang RFB, Jalan Sudirman Pekanbaru, Sabtu (5/8/2017).

Kota Pekanbaru jadi kota pertama pelaksanaan Media Workshop yang diadakan oleh tiga perusahaan yang beroperasi di sektor perdangan berjangka komoditi Indonesia tersebut.

Selain Pekanbaru, Semarang, Palembang, Medan dan Surabaya juga akan digelar kegiatan yang sama.

Pada helat yang diadakan selama seharian tersebut dihadiri oleh Corporate Secretary Jakarta Future Exchange Tumpal Sihombing, Corporate Secretary Kliring Berjangka Indonesia Agung Waluyo dan Chief Business Officer RFB Teddy Prasetya.

Corporate Secretary Jakarta Future Exchange, Tumpal Sihombing mengatakan Media Workshop tersebut diadakan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang perdagangan bursa berjangka.

"Selain tentang return yang didapatkan dari media workshop ini diharapkan masyarakat mengerti tentang resiko yang dihadapi dan cara mengantisipasi," ujarnya.

Ia menyampaikan perdagangan bursa berjangka merupakan satu diantara banyak pilihan investasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mengembangkan keuangan.

Perdagangan komoditi berjangka mempunyai karakteristik yang unik dibanding pilihan investasi lainnya.

Di perdagangan ini, menawarkan imbal hasil yang sangat besar dalam waktu singkat, namun juga terdapat resiko yang besar pula.

"Resiko yang ditanggung investor di perdagangan ini lebih besar dari sektor investasi saham," tuturnya.

Disampaikan perdagangan berjangka komoditi ini di Indonesia langsung dikepalai serta diregulatori oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementrian Perdagangan Indonesia.

Corporate Secretary Kliring Berjangka Indonesia Agung Waluyo dalam pemaparan materinya mengatakan dalam rangka melindungi dana investasi yang dititipkan investor Kliring Berjangka Indonesia (KBI) bertindak sebagai pengawas dan penjamin.

Ia mengatakan setiap transaksi yang dilakukan investor dicatat dan direkam oleh KBI. Setiap perdagangan yang tidak tercatat dan terekam menajadi ilegal.

Chief Business Officer RFB, Teddy Prasetya mengatakan dalam PBK terdapat sejumlah produk yang diperdagangkan, yakni pasar uang, komoditi, equity dan

RFB sebagai perusahaan pialang dalam hal ini menawarkan produk berjangka komoditi berupa komoditi emas, equity Hangseng dan Nikkei dan valuta asing berupa Australia Dollar, Jappan Yen dan sejumlah mata uang asing lainnya.

Disampaikan bagi para investor RFB dalam menyediakan fasilitas berinvestasi dan berdagang, juga memberikan saran dan bimbingan.

Terkait pengambilan keputusan masyarakat untuk bertransaksi diserahkan penuh kepada investor.

SUBSCRIBE Youtube: Tribun Pekanbaru,

LIKE Halaman Facebook: Tribun Pekanbaru,

FOLLOW Twitter @tribunpekanbaru.

Penulis: Ikhwanul Rubby
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help