TribunPekanbaru/

Tewas Dibakar Massa

Amplifier Musala Ini Harus Ditewas dengan Nyawa MA yang Tewas Dibakar

Satu unit di antaranya diyakini marbot Rojali (40) selaku saksi kunci sebagai barang inventaris Musala Al Hidayah

Amplifier Musala Ini Harus Ditewas dengan Nyawa MA yang Tewas Dibakar
Tribunnews.com
Polres Metro Bekasi menunjukan sejumlah barang bukti kasus pencurian amplifier musala yang diduga dilakukan MA (30). Kasus tersebut membuat MA tewas dihakimi dan dibakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/8/2017 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polres Metro Bekasi menunjukan sejumlah barang bukti kasus pencurian amplifier musala yang diduga dilakukan MA (30).

Kasus tersebut membuat MA tewas dihakimi dan dibakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/8/2017).

Di antara barang bukti tersebut adalah tiga unit amplifier.

Satu unit di antaranya diyakini marbot Rojali (40) selaku saksi kunci sebagai barang inventaris Musala Al Hidayah yang diduga dicuri MA.

Baca: Imigran Gelap Jadi Sasaran Empuk Tante yang Kegatalan

Dua unit amplifier lainnya diduga milik MA yang diketahui berprofesi sebagai tukang reparasi alat elektronik.

Tampak barang bukti amplifier warna hitam merk Toa yang diduga dicuri MA berukuran sekitar 30 x 15 x 8 cm.

Satu kabel di bagian belakang amplifier tersebut terdapat sisa terpotong.

Selain itu, polisi juga menunjukan sepeda motor merk Revo ber-striping warna merah yang digunakan MA saat membawa satu amplifier musala dan dua amplifier miliknya.

"Amplifier musala ini pas bawanya pakai tas hitam ini," kata Rojali saat menunjukkan saat dirinya menemukan amplifier musala dari sepeda motor MA.

Halaman
12
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help