TribunPekanbaru/

Tewas Dibakar Massa

Coba Kabur, Polisi Tembak Satu Pelaku Pembakaran Orang di Bekasi

SD mengaku membeli bensin eceran, kemudian menyiramkan bensin ke tubuh MA dan membakarnya.

Coba Kabur, Polisi Tembak Satu Pelaku Pembakaran Orang di Bekasi
Net
Polres Metro Bekasi menunjukan sejumlah barang bukti kasus pencurian amplifier musala yang diduga dilakukan MA (30). Kasus tersebut membuat MA tewas dihakimi dan dibakar massa di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (1/8/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Polisi terpaksa melumpuhkan kaki SD (27), pelaku yang berperan menyiram bensin dan membakar Muhammad Aljahra alias Zoya (30).

Kapolres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra menerangkan, SD telah melarikan diri pasca mengetahui dirinya dicari polisi.

SD yang berprofesi sebagai pedagang kabur ke Kampung Cigunung, Cimanuk, Pandeglang, Banten.

SD berperan sebagai penyiram dan membakar korban.

Dia terpaksa ditembak oleh aparat karena berusaha melarikan diri saat diminta menunjukan pelaku lain.

"Untuk saudara SD (27), yang perannya menyiram dan membakar korban, terpaksa harus kami tindak tegas dengan menembak bagian kaki. Karena saat hendak menunjukkan pelaku lain, mencoba melarikan diri," ujar Asep di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2017).

Baca: Sajak Siswa Ini Malah Jadi Viral Setelah Bingung Ditugasi Bikin Puisi! Bikin Ngakak

Polisi menginterogasi SD untuk menggali motif dirinya melakukan pembakaran terhadap MA.

SD mengaku membeli bensin eceran, kemudian menyiramkan bensin ke tubuh MA dan membakarnya.

"Khususnya saudara SD yang membeli bensin, menyiram dan membakar korban itu karena terbakar emosi saat itu, sehingga dia lupa akhirnya berbuat sangat kejam terhadap MA," ucap Asep seperti yang dilansir Tribun Pekanbaru dari Tribunnews.

Halaman
12
Editor: Sesri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help