TribunPekanbaru/

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP yang Jadi Donatur Terbesar Obama

Kendati begitu, pria asal Indonesia yang berusia 33 tahun ini pernah disebut-sebut dalam kisaran para elit dunia.

Johannes Marliem, Saksi Kunci Korupsi E-KTP yang Jadi Donatur Terbesar Obama
Kontan
Johannes Marliem. 

Kemudian di December 2013, Johannes Marliem menggelontorkan dana US$ 25.000 ke WIN Minnesota. Ini merupakan organisasi penggalangan dana untuk para kandidat dan petinggi Partai Demokrat. Masih di tahun yang sama, pada malam Natal 2013, Johannes Marliem menyumbang US$ 25.000 ke Partai DFL.

Tak cuma itu, sang istri yakni Mai Chie Thor pun turut membenamkan duit di panggung politik. Thor yang tercatat sebagai ibu rumah tangga di data Federal Election Commission, pernah menyumbang US$ 100.000 untuk Obama Victory Fund 2012. 

 

Sumber harta Marliem

Darimana Johannes Marliem meraih uang dan mampu menyumbang Obama? Penelusuran KONTAN, Johannes Marliem merupakan CEO dan Pendiri Marliem Marketing Group yang berbasis di Minneapolis. 

Mengutip www.marliem.com, Johannes Marliem mendirikan Marliem Consulting dengan ambisi untuk menghubungkan antara teknologi, kebutuhan pemerintah, bisnis dan konsumen. Bizjournals menyebut, Marliem Marketing Group merupakan konsultan yang membantu perusahaan AS untuk menjual produk di Indonesia.

Marliem Consulting menyasar proyek pemerintah lewat produk sistem identifikasi biometrik. Johannes Marliem mengembangkan bisnisnya dibantu empat kolega.

Yakni, Thomas Anderson sebagai Senior Advisor Marliem Consulting. Thomas merupakan mantan pengacara yang handal di bidang imigrasi dan litigasi sipil. 

Ada pula Keith Dotseth, konsultan hubungan pemerintah dan litigasi yang pernah menangani krisis peristiwa 9/11 World Trade Center. Kemudian, Donald McFarland ada di posisi Direktur PR Marliem Consulting yang pernah terlibat dalam proyek kampanye LGBT Clinton-Gore. Terakhir, ada Darikka Scollard sebagai Digital Director yang pernah menjadi tim sukses kampanye Presiden Obama

Yang jelas, sebelum tersangkut kasus korupsi e-KTP, Johannes Marliem pernah tersandung kasus hukum di AS. Pada April 2008, perusahaan Coon Rapids menggugat Johannes Marliem karena tak membayar utang.

Pada Agustus 2008, Johannes Marliem dituntut atas tuduhan penipuan senilai US$ 11.768 karena memberikan cek palsu. Di Juli 2009, Johannes Marliem resmi menjadi tahanan rumah di Maplewood, Minnesota yang tercatat atas nama istrinya.

Halaman
123
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help