TribunPekanbaru/

Duta Bahasa Riau Sosialiasi di Kawasan Car Free Day Pekanbaru, Ini Imbauan Mereka

"Kebanyakan anak-anak sekarang tidak memakai bahasa Indonesia yang benar. Mereka makin sering gunakan bahasa gaul atau alay yang entah dari mana,"

Duta Bahasa Riau Sosialiasi di Kawasan Car Free Day Pekanbaru, Ini Imbauan Mereka
Tribun Pekanbaru/Zul Indra
Duta Bahasa Provinsi Riau 2017 melakukan kegiatan sosialiasi penggunaan bahasa Indonesia yang benar di Car Free Day (CFD), Minggu (13/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra
TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 72, Duta Bahasa Provinsi Riau 2017 melakukan kegiatan sosialiasi penggunaan bahasa Indonesia yang benar di Car Free Day (CFD).

Mereka menyuarakan bahwa bahasa Indonesia tersebut harus dijunjung tinggi, karena bahasa persatuan seluruh rakyat Indonesia.

Duta Bahasa Riau 2017, Nofrianti dan Fajar Restu mengatakan tujuan diadakannya acara di CFD adalah agar bisa merangkul warga, terutama para kawula muda supaya bisa menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari. Buka bahasa gaul yang tidak dimengerti oleh semua orang.

Baca: Sabar Menghadapi Oknum TNI, Ternyata Ini Bela Diri yang Dikuasai Bripda Yoga Vernando

"Kebanyakan anak-anak sekarang tidak memakai bahasa Indonesia yang benar. Mereka makin sering gunakan bahasa gaul atau alay yang entah dari mana datangnya. Jangan sampai gara-gara bahasa yang mereka pakai, bisa menghilangkan bahasa Indonesia aslinya," papar Nofrianti.

Dijelaskannya, bahasa yang baik dan benar tersebut tidaklah harus baku seperti yang dipikirkan oleh sebagian remaja.Sehingga mereka menggangap bahasa yang terlalu kaku. Namun bahasa yang baik itu adalah bahasa Indonesia yang bisa dipakai dan dipahami dalam kehidupan sehari-hari.

Baca: Pemko Pekanbaru Berencana Tambah 2.000 CPNS, Berminat?

"Banyak yang mengira bahwa Duta Bahasa harus berbahasa Indonesia yang baik dan benar dalam artian bahasa Indonesia baku. Padahal yang dimaksud berbahasa Indonesia yang baik dan benar adalah menggunakan bahasa yang sesuai dengan lawan bicara dan situasi saat berbicara. Tugas duta bahasa itu adalah bagaiamana bisa bekerja mengajak generasi muda berbahasa yang baik dan benar kedepannya," ungkap Fajar. (*)

Penulis: Zul Indra
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help