Hindari Merokok di Ruang Ber-AC Kalau Tak Mau Terkena Risiko Ini

Seorang Pelanggan Tribun Pekanbaru bertanya ke Hotline Public Service Tribun Pekanbaru tentang dampak bekerja di ruang ber AC yang penuh rokok.

Hindari Merokok di Ruang Ber-AC Kalau Tak Mau Terkena Risiko Ini
Shutterstock
Hasil rontgen bagian dada. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang pembaca bertanya ke Hotline Public Service Tribun  Pekanbaru tentang dampak bekerja di ruang ber AC yang penuh rokok. Begini pertanyaanya.

Selamat pagi Tribun.  Saya bekerja di ruangan ber AC. Tapi di ruangan kami itu ada beberapa orang yang merokok?. Sekarang saya sering batuk dab alergi asap. Itu kira-kira penyebabnya apa karena asap rokok?. Terus bagaimana cara mengatasinya?. Tolong tanyakan ke dokter ya. Terimakasih.
+6285272484xxx

Dr Rara Puspita, Konselor Klinik Berhenti Merokok RS Awal Bros Pekanbaru memberikan jabaran bahwa bahaya merokok di ruang ber AC terkadang diabaikan oleh beberapa orang yang tidak memperdulikan kesehatan organ tubuhnya. Ruangan berAC adalah arus satu arah yang tidak terkontiminasi udara lain selain suhu yang ada dalam ruangan.

Satu orang yang merokok dan yang lain tidak, maka perokok pasif akan mendapat 2 kali lipat kerugian yang mengancam kesehatan.

Ruangan yang berAC dianjurkan agar tetap dalam keadaan bersih dan tidak tercampur dengan debu sedikitpun agar kualitas udara ketika terhirup dalam keadaan yang stabil dan baik sehingga kesehatan tubuh pun ikut terjaga dengan baik.

Kesehatan yang bisa terancam salah satu nya pada pernafasan.

Jika terlalu lama berada pada ruangan berAC yang penuh dengan asap rokok bagi seseorang yang dulu pernah sembuh dari penyakit paru paru termasuk TBC dan asma, maka kemungkinan  besar penyakit tersebut akan kambuh kembali.

Tar dan nikotin pada rokok dapat cepat masuk lewat rongga mulut dan hidung dan menjalar merusak jaringan paru paru yang awalnya akan dipenuhi asap rokok sebelum kemudian merasakan dada terasa sesak, bagian dada sangat nyeri dan kesulitan bernafas.

Itulah jawaban yang diberikan oleh pakar kesehatan dari RS Awal Bros Pekanbaru. Semoga bermanfaat. (*)

Penulis:
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved