TribunPekanbaru/

Terduga Teroris AP yang Ditangkap di Rohil Ternyata Pegang Peta Kantor Polisi

Terduga teroris berinisial AP merupakan operator pengumpul dana untuk sejumlah rangkaian kegiatan teror yang dilakukan di Indonesia.

Terduga Teroris AP yang Ditangkap di Rohil Ternyata Pegang Peta Kantor Polisi
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Bimo Ariyanto, Kapolsek Tampan Kompol Rezi Dharmawan beserta Ketua RW 8, Pohan, meninjau rumah terduga teroris AP di Pekanbaru, Senin (14/8/2017) malam. (*) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Terduga teroris yang diamankan Densus 88 beberapa hari yang lalu di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) ternyata memegang peta kantor-kantor polisi.

Terduga teroris berinisial AP merupakan operator pengumpul dana untuk sejumlah rangkaian kegiatan teror yang dilakukan di Indonesia.

Mereka menyasar kapolisian sebagai objek teror karena dianggap mengganggu tujuannya menyebar paham khilafah radikal.

Baca: 8 Fakta Wanita Hamil yang Ditemukan Tewas dengan Kondisi Badan Terbakar, Nomor 7 Tragis!

Baca: Akhirnya SBY Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan di Istana Negara

Kapolda Riau, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menjelaskan kepada wartawan, Kamis (17/8/2017), jika terduga teroris tersebut menganggap polisi dan pemerintahan sebagai Thogut yang harus dimusuhi.

"Sebenarnya tidak hanya Polisi yang mereka kategorikan Thogut, pemerintah. Hanya di tangan mereka menurut Densus 88 ada peta misalnya kantor polisi, memang itulah yang mereka anggap selama ini menghalangi rencana penyebaran paham Kilafah itu," sebutnya.

Sementara itu, penyelidikan dan penyidikan terhadap AP dilakukan oleh Densus 88.

Diketahui jika AP telah melakukan tugas sebagai penggumpul dana sejak dua tahun lalu. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help