TribunPekanbaru/

Ini Penyebab Rombongan Gajah Liar 'Satroni' 2 Dua Kecamatan di Inhu

Lubis menerangkan, dugaan sementara gajah tersebut masuk ke wilayah pemukiman warga di Kecamatan Kelayang

Ini Penyebab Rombongan Gajah Liar 'Satroni' 2 Dua Kecamatan di Inhu
facebook
gajah 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Gajah jantan liar yang sempat memasuki wilayah Kelayang kini sudah berhasil digiring ke arah Taman Nasional Teso Nilo (TNTN). Humas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Rengat, Permohonan Lubis menjelaskan bahwa penggiringan itu dilakukan selama sepuluh hari.

Lubis menerangkan, dugaan sementara gajah tersebut masuk ke wilayah pemukiman warga di Kecamatan Kelayang dikarenakan gajah tersebut mencari sumber air dan juga makanannya. "Gajah tersebut menyusuri pinggiran Sungai Indragiri," kata Lubis, Jumat (18/8/2017).

Baca: Dinas Pertanian Dumai Sebar Tim Pemeriksa Kesehatan Hewan Kurban

Lubis juga menyampaikan bahwa di Kecamatan Kelayang, gajah liar itu sudah melewati empat desa sebelum berhasil digiring ke arah TNTN. Penggiringan sendiri dilakukan dengan menggunakan mercun.

Meski begitu, kata Lubis tim juga sempat kesulitan karena ramainya warga. Oleh karena itu, dirinya berharap agar warga menghindari lokasi penggiringan agar gajah tersebut bisa berhasil digiring sampai ke TNTN. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help