TribunPekanbaru/

Pegawai PT Timas di Pelalawan Keroyok Rekan Kerjanya

Dalam laporannya, Hermawandi dipukuli oleh lima orang laki-laki di Jalan Lingkar Kelurahan Kerinci Timur,

Pegawai PT Timas di Pelalawan Keroyok Rekan Kerjanya
Istimewa
Lima pelaku pengeroyokan saat diamankan di Mapolsek Pangkalan Kerinci dan korban yang babak belur setelah dikeroyok. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Herwandi (22) mendatangi Polsek Pangkalan Kerinci pada Sabtu (19/8) malam lalu. Pemuda itu melaporkan tindak pidana pengeroyokan yang dialaminya hingga babak belur.

Dalam laporannya, Hermawandi dipukuli oleh lima orang laki-laki di Jalan Lingkar Kelurahan Kerinci Timur, Pangkalan Kerinci. Satu dari pelaku pengeroyokan merupakan rekan kerja korban. Mereka sama-sama bekerja di PT Timas, perusahaan sub kontraktor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Para pelaku kita kenakan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Ada lima pelaku yang sudah kita amankan," ungkap Kepala Polres Pelalawan, AKBP Kaswandi Irwan, melalui Kasat Reskrim AKP M Faizal Ramzani, kepada tribun Senin (20/8).

Baca: Manfaatkan Potensi yang Ada, Serunya Lomba Arung Kanal di Pulau Burung

Kasat Faizal menjelaskan, pengeroyokan yang dialami warga Kelurahan Perawang Barat Kecamatan Tualang Kabupaten Siak itu berawal tempat kerjanya. Ia bersama pelaku bernama Harian sedang bekerja di
pembuatan bak di areal PT RAPP. Tengah asik bekerja kedua karyawan PT Timas ini terjadi kesalahpahaman dan berujung pada cekcok mulut. Bahkan Harian sempat mengancam Hermawandi dan dilerai teman kerja lainnya.

Setelah selesai bekerja, pelapor hendak pulang ke Perawang bersama temannya yang bernama Aris. Saat melintas di Jalan Lingkar, tiba-tiba saja sepeda motor mereka diberhentikan Harian bersama kawannya Sony Irawan. Tanpa banyak tanya terlapor langsung memukul korban dibagian kepala.

"Tiga kawan pelaku datang lagi dan ikut menyeroyok korban. Ia mengalami luka robek dibagian kepala atas dan samping. Ada juga memar di wajahnya," tambah Faizal.

Setelah mendapat laporan korban, polisi langsung bergerak cepat. Petugas menangkap kelima pelaku di tempat berbeda dan dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help