TribunPekanbaru/

Rini Bertemu Pendaki Gunung dari Beberapa Negara di Bromo

Seorang anggota Adventure Riau bernama Rini melakukan pendakian Gunung Bromo pada Sabtu (19/8) kemarin.

Rini Bertemu Pendaki Gunung dari Beberapa Negara di Bromo
Istimewa
Seorang anggota Adventure Riau bernama Rini melakukan pendakian Gunung Bromo pada Sabtu (19/8/2017). Selama dalam penjelajahan tersebut, ia menemukan beragam pendaki gunung, mulai dari warga lokal hingga Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang anggota Adventure Riau bernama Rini melakukan pendakian Gunung Bromo pada Sabtu (19/8/2017) kemarin.

Selama dalam penjelajahan tersebut, ia menemukan beragam pendaki gunung, mulai dari warga lokal hingga Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara. Berikut adalah penuturan Rini kepada Tribun Pekanbaru, Selasa (22/8).

Kisah kami dimulai pada Sabtu (19/8). Trip menuju Gunung Bromo, dengan melakukan perjalanan dari Sidoarjo menuju Probolinggo. Pukul 12 malam kami tiba di Nguling Kabupaten Probolinggo.

Setelah istirahat selama1/2 jam di SPBU setempat, kami melanjutkan perjalanan menuju perhentian mobil selama satu jam lebih atau sekitar 30 km.

Sampai di sana, dilakukan ganti kendaraan dengan mobil jeep  menuju ketinggian untuk melihat Sunrise selama 45 menit.

Sampai di perhentian jeep,  perjalanan kami lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1,5km lebih atau sekitar satu jam dengan medan lereng pegunungan.

Disaat itu kami bertemu dengan para ratusan pendaki lainnya. Beberapa diantaranya berasal dari Prancis, Burma, Brazil, Jakarta, Jatim dan lainnya.

Banyak cerita yang terucap antara kami dengan pendaki dari mancanegara. Mereka begitu menikmati keindahan Gunung Bromo dan mengaku alam Indonesia sangat cantik.

Tepat pukul lima subuh, saatnya menunggu sunrise. Dari sana saya bisa melihat kawah Bromo,Gunung Batok, Pasir Berbisik dan Bukit Teletubbies.

Hanya 1,5jam menikmatinya, kami langsung turun kembali dan melanjutkan perjalanan menuju bukit teletubbies, pasir berbisik dan terakhir kawah bromo.

Suasana berbeda dan nyaman dirasakan saat berada di Padang Savana. Luar biasa ciptaan sang khalik. Tapi sayang, karena kami mengejar waktu demi "Songa Rafting".

Tepat jam 08.45 WIB,  kami kembali menuju tempat pertama mobil diparkir, lalu melanjutkan perjalanan menuju pulang. (*)

Penulis: Zul Indra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help