TribunPekanbaru/

Festival Bakaroh Inhil, Tradisi Turun Menurun Menjaga Ekosistem Sungai 

Filosofi festival ini untuk memupuk jiwa bergotong royong antar peserta dalam menangkap ikan

Festival Bakaroh Inhil, Tradisi Turun Menurun Menjaga Ekosistem Sungai 
Kominfo Inhil

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN HULU – Satu lagi tradisi turun menurun unik yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), tepatnya di Desa Sungai Intan, kecamatan Tembilahan Hulu.

Tradisi tersebut bernama Festival Bakaroh, sebuah tradisi masyarakat yang turun temurun dilakukan untuk lebih mentradisikan menangkap hasil sungai menggunakan peralatan tradisional tanpa merusak ekosistem.

Kepala Desa Sungai Intan Ahmad Efendi S.PdI mengisahkan, filosofi festival ini untuk memupuk jiwa bergotong royong antar peserta dalam menangkap ikan, serta mengajak masyakarat untuk tidak menggunakan bahan berbahaya untuk menangkap ikan.

“Kita berharap iven budaya Desa Seperti Festival bekaroh ini semakin meningkatkan kesadaran mensyarat untuk selalu menjaga keseimbangan ekosistem alam. Kita berharap juga acara ini dapat berjalan sukses dan lancar untuk lebih mensukseskan iven budaya Festival bekaroh Desa Sungai intan ini,” Ujarnya

Sebanyak 45 tim peserta pun telah ambil bagian pada Festival Bekaroh tahun ini di Desa Sungai Intan kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (22/8/2017).

Bupati Inhil HM Wardan secara simbolis membuka festival didampingi Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya Dan Pariwisata (Disporabudpar) Inhi, serta dihadiri Wakapolres Inhil Azwar, Camat Tembilahan Hulu Nazar beserta seluruh unsur Forkopimcam Tembilahan Hulu, seluruh organisasi kewanitaan dan seluruh masyarakat Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help