Inilah 11 Warisan Budaya Bukan Benda Riau yang Disahkan Pusat  

Masih ada lima WBTB Riau yang ditunggu pengesahannya yakni kuliner Riau.

Inilah 11 Warisan Budaya Bukan Benda Riau yang Disahkan Pusat  
TribunPekanbaru/TheoRizky
Para pemain zapin api tengah beraksi di pinggir Pantai Teluk Rhu, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Riau, Sabtu (16/4/2016). 

 
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - 11 Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Riau akhirnya disahkan Pemerintah pusat, dengan dikeluarkan sertifikat sebagai WBTB Riau

Ini dikeluarkan melalui diplomasi dan warisan budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Selasa (22/8) di Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein, mengatakan, setelah melalui kajian akademis, foto, video dan yang lainnya, ke 11 WBTB Riau disahkan.

Dengan demikian WBTB Riau saat ini bertambah menjadi 21 WBTB yang telah disahkan.

Ke 11 WBTB Riau yang ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yakni, Tunjuk ajar Melayu  karya Almarhum Tenas Efendi, Sijobang "Buwong Gasiong" dari Kampar, Silat Perisai dari Kampar, Zapin Api dari Rupat Utara Kabupaten Bengkalis. Zapin Meskom dari Bengkalis.

Ada lagi Manongkah dari Kabupaten Indragiri Hilir, Perahu Beganduang Kuansing, Batobo dari Kampar, Rumah Lontiok dari Kampar, Selembayung Riau dan Onduo Rokan dari Kabupaten Rokan Hulu.

"Alhamdulillah, akhirnya 11 WBTB yang kita ajukan di sahkan dengan dikeluarkannya sertifikat pengesahaan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan ini pertama kalinya WBTB kita paling banyak di sahkan," ujar Yoserizal.

Yose menjelaskan, masih ada lima WBTB Riau yang ditunggu pengesahannya yakni kuliner Riau.

Pada saat pengajuan bersamaan dengan 11 WBTB yang sudah disahkan masih perlu kajian akademis.

Pasalnya kuliner Riau yang diajukan belum mencukupi umur hingga 50 tahun.

"Untuk kuliner Riau masih ditangguhkan belum mendapatkan pengesahan. Masih perlu kajian, termasuk foto dan videonya, jadi kita tunggu saja mudah-mudahan juga disahkan," jelas Yose.

Untuk penyerahan sertifikat, nantinya akan diterima langsung oleh Gubernur Riau pada bulan November mendatang di Jakarta.

"Sertifikat Pak Gubernur yang terima bulan November nanti," singkatnya.(*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved