TribunPekanbaru/

Diduga Curi Kotak Infak, Pria Ini Babak Belur Dihakimi Masyarakat Intan Jaya

Seorang warga Kampar inisial MR alias Rido, babak belur dihakimi warga Desa Intan Jaya, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Diduga Curi Kotak Infak, Pria Ini Babak Belur Dihakimi Masyarakat Intan Jaya
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Seorang warga Kampar inisial MR alias Rido, babak belur dihakimi warga Desa Intan Jaya, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus mengungkapkan, ‎pria berusia 24 tahun, warga Danau Lancang, Kabupaten Kampar ini babak belur karena tertangkap warga diduga mencuri kotak infak di Masjid Baitul Mutaqin Desa Intan Jaya‎.‎

Ia menambahkan, Rido ditangkap warga Desa Intan Jaya saat duduk di sebuah warung kopi Jalur 13 Desa Tanah Datar, Kecamatan Kunto Darussalam.

"Karena merasa geram, massa menghajar pelaku karena tidak mengakui perbuatannya," katanya, Kamis (24/8/2017).

Ipda Suheri mengatakan, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/ 81/ VIII / 2017/ Sek. Kunto Darussalam, kejadian berawal Rabu (16/8/17) lalu sekira pukul 09.30 WIB, pelaku diduga mencuri kotak infaq dan MP3 Player milik Masjid Baitul Mutaqin Desa Intan.‎

"Rupanya, saat akan meninggalkan masjid, Rido kepergok warga setempat bernama Suyanti (30) dan Wiwin. Kedua saksi sempat bertanya ke pelaku apa yang dilakukan dirinya di masjid," imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, karena pelaku tidak menjawab,‎ saksi mencoba menarik kerah baju pelaku, namun pelaku berhasil kabur membawa kotak infak dan MP3 Player ke arah Desa Tanah Datar.

Melihat Rido melarikan diri dengan membawa kotak infak dan MP3 Player, kemudian Saksi bersama sejumlah warga lain langsung mengejarnya.

Dijelaskanya, setibanya di Desa Tanah Datar, Rido duduk di sebuah warung kopi Jalur 13. Tak berapa lama, kedua saksi beserta sejumlah warga Desa Intan Jaya datang dan menghampiri pelaku dan menanyakan apa benar dirinya mencuri kotak infak masjid.

"Karena berkilah dan tetap tidak mengakui perbuatannya, warga yang geram menghakimi pelaku. Pelaku kemudian dibawa ke Desa Intan Jaya, dan selanjutnya diserahkan ke Polsek Kunto Darussalam," ungkapnya.(*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help