TribunPekanbaru/

Bupati Rohul 'Berdarah-darah' Saat Sembeli Sendiri Kurban Miliknya

Tak cuma satu, Bupati Rohul menyembelih dua ekor hewan kurban. Berbeda dengan sapi pertama yang

Bupati Rohul 'Berdarah-darah' Saat Sembeli Sendiri Kurban Miliknya
Tribun Pekanbaru/ Donny
Setelah melakukan solat Idul adha di mesjid Islamic Agung Islamic center, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman, S.Sos, M.Si didampingi, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, Sekda Rohul Ir. Damri Harun, mengikuti proses pemotongan hewan kurban. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Setelah melakukan solat Idul adha di mesjid Islamic Agung Islamic center, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Suparman, S.Sos, M.Si didampingi, Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, Sekda Rohul Ir. Damri Harun, mengikuti proses pemotongan hewan kurban.

Tampak hadir, Kepala Dinas Badan Dan Kantor Di lingkungan pemkab Rohul, Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center Rohul, H.Zulyadaini Serta ratusan warga Sekitar.

Bahkan, pemandangan tak biasa terlihat saat Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban Di Masjid Agung Islamic Center Rohul, Jumat (1/9/2017).

Baca: Badai Besar Datang, Anjing ini Malah Diperlakukan Seperti ini Oleh Pemilik

Dimana, Bupati Rohul menyembelih sendiri hewan Qurban miliknya, Sangking Semangatnya, Orang Nomor Satu di Rohul itu, rela berdarah-darah terkena Semburan Darah hewan Qurban yang dipotongnya.

Tak cuma satu, Bupati Rohul menyembelih dua ekor hewan kurban. Berbeda dengan sapi pertama yang dipotongnya, sapi kedua dipotong dengan baik, dalam artian, semburan darah tidak mengenai Bupati Rohul.

‎Setelah memotong hewan kurbanya, Suparman mengaku, suka cita berkurban membuat semnagatnya bangkit untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban sendiri.

"Seperti yang kita ketahui, dalam islam memang disunatkan untuk menyembelih hewan kurban sendiri. maka dengan semangat itu, setiap kurban yang saya ikuti, memang saya yang selalu potong sendiri," ungkapnya.

Suparman menambahakan, Pemkab Rohul memaknai hari Raya Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban ini, sebagai bentuk dimensi sosial dan wadah merekat silaturahmi antara sesama masyarakat dan Pemerintah dengan masyarakat.

Untuk itu lah, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat Rohul yang memiliki kemampuan, agar dapat mengikuti kegiatan kurban di tahun mendatang.

"Saya berharap, semangat berkurban ini menjadi sebuah tolak ukur prilaku kita, bagaimana si kaya memahami perasaan si miskin. mudah-mudahan terjalin silaturahim yang tulus sepertri nabi ibrahim dan ismail," pesannya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help