TribunPekanbaru/

Kakan Kemenan Rohul Berharap Pemkab Realisasikan Dana Hibah 2.053 Guru MDTA

"Kita usulkan dana Rp4,9 miliar lebih untuk honorer setahun selama 2017, nantinya dibayarkan per guru

Kakan Kemenan Rohul Berharap Pemkab Realisasikan Dana Hibah 2.053 Guru MDTA
TribunPekanbaru/Theo Rizky
MDTA Mesjid Al Ikhlas menggelar pawai kelulusan di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru, Senin (1/5/2017). Menjelang memasuki Bulan Ramadhan sejumlah MDTA di Kota Pekanbaru mulai banyak yang melaksanakan pawai sebagai bentuk penutupan tahun ajaran. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul), H.Syahrudin,M.Sy berharap, Pemkab Rohul bisa merealisasikan usulan dana hibah bagi honor 2.053 guru masdrasyah tersebar di 335 Madrasyah Diniyah Takmiliyahawaliyah (MDTa) se-Rohul.

Diakuinya, saat ini pihaknya tengah mengusulkan untuk keempat kali ke Pemkab Rohul bantuan dana hibah untuk honor 2.053 guru MDTa di Rohul.

"Kita usulkan dana Rp4,9 miliar lebih untuk honorer setahun selama 2017, nantinya dibayarkan per guru MDTa Rp200 ribu per bulannya. Ini sudah usulan yang keempat kakinya kita sampaikan ke Pemkab Rohul, berharap tahun ini bisa teralisasi,"katanya, Jumat (1/9/2017).

Baca: Ini Dia Jumlah Hewan Kurban Yang Dipotong di Masjid Agung Islamic Center Rohul

Lebih lanjut dijelaskanya, sejak adanya aturan Kementrian Dalam Negeri terkait penyaluran dana hibah tidak bisa dibantu setiap tahun, sejak tiga tahun terakhir ini banyak MDTa di Rohul yang gulung tikar atau menutupnya. Hal itu disebabkan, banyak guru MDTa yang tidak gairah lagi mengajar.

"Sementara, rata-rata MDTa hanya bisa memberi honorer paling tinggi Rp200 per bulan ke guru. Sejak tiga tahun terakhir ini, guru MDTa tidak lagi menerima dana hibah dari Pemkab Rohul. Kita harapkan, tahun ini Pemkab Rohul bisa mengakomodirnya sehingga keberadaan MDTa di Rohul bisa terus beroperasi," jelasnya.

Menurutnya, MDTa sangat lah penting dalam membentuk ahlak generasi muda Rohul, pasalnya ilmu agama sangat efektif dalam membentengi, prilaku generasi muda Rohul.

Dirinya juga takut, jika honor 2.053 guru masdrasyah tersebar di 335 MDTa Se- Rohul bisa-bisa MDTa di Rohul banyak yang tutup. Tentunya akan berdampak pada pembinaan akhlak generasi muda Rohul.

"Untuk di kecamatan Rambah saja sudah ada sekitar 10 MDTa yang sudah tutup. Kita khawatir jika tidak diakomodir bisa jadi banyak MDTa yang tutup," terangnya. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help