TribunPekanbaru/

Premium Langka, Pengelola SPBU di Inhu Kewalahan Menjawab Pertanyaan Masyarakat

Oxy menjelaskan pemberitahuan dari Pemerintah soal penghapusan BBM bersubsidi juga tidak disampaikan

Premium Langka, Pengelola SPBU di Inhu Kewalahan Menjawab Pertanyaan Masyarakat
Tribun Pekanbaru/ Bynton
Situasi SPBU di Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu yang dipasangi spanduk himbauan soal pengisian jerigen, Senin (4/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Dampak pengurangan jumlah Premium, membuat pengelola SPBU di Kabupaten Inhu sering mendengarkan keluhan dari masyarakat yang menjadi pelanggan. Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengelola SPBU di Inhu, Oxy.

"Kami sering dianggap menimbun minyak karena bakal ada kebijakan pemerintah menaikan minyak, padahal kenyataannya memang jatah premium yang dikurangi," katanya, Senin (4/9/2017).

Baca: Gubernur Riau Kumpulkan Seluruh OPD, Ini Pesannya

Oxy menjelaskan pemberitahuan dari Pemerintah soal penghapusan BBM bersubsidi juga tidak disampaikan secara resmi. Namun selaku pengelola SPBU, Oxy menjelaskan bahwa mereka selalu mendapat pemberitahuan soal jadwal masuknya premium dan kuota setiap sekali masuk.

"Kalau biasanya ada pemberitahuan soal jadwal dan kuota yang masuk. Kalau dulu kami biasa mendapat 16 ribu liter atau satu tangki, sekarang dapat jatah hanya setengahnya saja," katanya. (ton)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help