TribunPekanbaru/

5 Motif Batik Bono Kerajinan Andalan Kabupaten Pelalawan Sudah Dipatenkan

Motif tersebut antara lain motif Bono yang ide awal diambil dari gelombang Bono yang terkenal di Sungai Kampar.

5 Motif Batik Bono Kerajinan Andalan Kabupaten Pelalawan Sudah Dipatenkan
Foto Istimewa
Pengrajin Rumah Batik Andalan, yang berlokasi di area kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Kota Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau sedang melakukan penjemuran batik setelah proses pelorodan untuk mematikan warna batik agar tidak luntur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Rumah Batik Andalan binaan Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), saat ini mempunyai 5 motif yang sudah dipatenkan di Kementrian Koperasi dan UKM RI.

Motif tersebut antara lain motif Bono yang ide awal diambil dari gelombang Bono yang terkenal di Sungai Kampar.

Kemudian motif Akasia dan Ekaliptus yang diambil dari nama pohon sebagai bahan dasar pembuat kertas. Sementara motif Timun Suri dan Lakum adalah sejenis sayuran yang banyak digemari oleh masyarakat melayu.

Direktur Utama RAPP, Rudi Fajar mengatakan program binaan batik andalan merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah Pelalawan.

"Kita berharap batik bono sebagai ikon daerah, tidak hanya terkenal di Pelalawan tapi juga dikenal di dunia," papar Rudi yang juga kerap mengenakan batik asli buatan masyarakat Pelalawan. (rls)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help