TribunPekanbaru/

Disdik Bengkalis Mutasi Ratusan Kepala Sekolah

"Selain melantik pejabat Kepala Sekolah baru ini, kita juga mengukuhkan 35 orang pejabat pengawas, "

Disdik Bengkalis Mutasi Ratusan Kepala Sekolah
Internet
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Pendidikan (Disdik) Bengkalis melakukan rotasi dan mutasi besar besaran Kepala Sekolah di kabupaten Bengkalis. Pelantikan Rotasi dan mutasi pejabat Kepala sekolah Se kabupaten Bengkalis dilakukan di kantor Bupati Bengkalis, Rabu (6/9) Sore.

Kepala Disdik Bengkalis Edi Sakura menjelaskan jumlah keseluruhan pejabat Kepala Sekolah yang di rotasi dan mutasi sebanyak 317orang. Mereka terdiri dari Kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk Kepala Sekolah SD yang di rotasi dilantik sebanyak 249 orang. Sementara Kepala Sekolah SMP sebanyak 68 orang.

"Selain melantik pejabat Kepala Sekolah baru ini, kita juga mengukuhkan 35 orang pejabat pengawas, " ungkap Edi Sakura.

Baca: Ada Dua Imigran Asal Rohingya Menunggu Penempatan Negara Ketiga di Pekanbaru

Menurut Edi Sakura, pelantikan rotasi pejabat kepala sekolah ini dilakukan untuk pemerataan pembangunan pendidikan di Bengkalis. Karena bisa diketahui selama ini sudah lama tidak dilakukan mutasi.

Untuk itu pihaknya berharap kepala sekolah yang dipindahkan ini, bisa memberikan dampak membangun pada sekolah baru. Sehingga mutu pendidikan di Bengkalis bisa meningkat.

"Kita ketahui, banyak kepala sekolah yang sudah lama di satu sekolah. Tentu akan mentok. Dengan rotasi di ini diharapkan bisa menjadi penyegaran," ungkap Edi Sakura.

Menurut Edi Sakura, pihaknya akan tetap melakukan pemantauan terhadap kepala sekolah yang baru dilantik ini. Jika tidak berdampak pengembangan kemungkinan akan dilakukan mutasi kembali.

Meskipun melakukan mutasi besar besaran, namun tidak semua kepala sekolah yang diganti. Ada enam belas sekolah masih tetap kepala sekolah lama.

"Masih ada enam belas sekolah yang tidak kita ganti pejabat kepala sekolahnya. Hal ini dilakukan karena enam belas sekolah tersebut tengah menjalani penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) ," terang dia. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help