TribunPekanbaru/

Selain Helikoter Water Bombing, Karlahut di Pangkalan Kerinci Padam Karena Ini

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, tim gabungan

Selain Helikoter Water Bombing, Karlahut di Pangkalan Kerinci Padam Karena Ini
Ist
Pemadaman karhutla si TNTN Desa Air Hitam Kecamatan Ukui dibantu Helikopter Water Bombing. Api berhasil dipadamkan oleh tim gabungan Kamis (3/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut) di Desa Kuala Terusan Kecamatan Pangkalan Kerinci akhirnya dapat dipadamkan, Rabu (6/9). Setelah tiga hari tim gabungan operasi pemadaman darat berjibaku dengan sijago merah.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Hadi Penandio, tim gabungan didarat telah berjuang menjinakan api sejak terpantau Sabtu pekan lalu. Meski sempat padam, pada Selasa (5/9) lalu api kembal muncul di lokasi serupa.

"Pemadaman dibantu menggunakan helikopter Water Bombing dari BPBD Provinsi Riau. Kita minta bantuan dan mengirimkan titik koordinatnya," tandas Hadi Penandio kepada tribunpekanbaru.com.

Bantuan pemadaman dari udara sebenarnya sudah dilakukan Sabtu pekan lalu. Dimana dua unit helikopter menyirami air dari udara, membantu tim gabungan di darat. Namun pada Selasa dan Rabu helikopter kembali dikirim melihat kondisi api yang membesar.

Disamping itu, pemadaman juga dibantu oleh hujan yang turun pada Selasa (5/9) dan Rabu (6/9). Dua hari ini hujan mengguyur sebagian wilayah Pelalawan, termasuk Pangkalan Kerinci. Api akhirnya dipastikan padam.

"Alhamdulillah, hujan yang turun cukup membantu pemadaman. Semoga api tidak naik (muncul) lagi," harapnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help