TribunPekanbaru/

Dapat Undangan di SIPA, Riau Rhythm Kembali Berkesempatan Harumkan Riau di Ajang Internasional

RRCI sendiri akan tampil pada malam kedua, yakni Jumat (8/9) malam. Kelompok musik kebanggaan

Dapat Undangan di SIPA, Riau Rhythm Kembali Berkesempatan Harumkan Riau di Ajang Internasional
Foto/Istimewa
Riau Rhythm Chambers 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kelompok musik Riau Rhythm Chambers Indonesia (RRCI), mendapat kehormatan untuk tampil di ajang internasional, yakni Solo International Performing Arts (SIPA) tahun 2017 ini. Perhelatan tersebut akan berlangsung selama tiga malam yaitu 7 hingga 9 September 2017.

RRCI sendiri akan tampil pada malam kedua, yakni Jumat (8/9) malam. Kelompok musik kebanggaan masyarakat Riau yang konsisten menghadirkan musik tradisional Melayu yang dieksplorasi dalam warna musik Eropa tersebut kali ini akan membawakan 5 karya unggulan mereka, yang sarat dengan nuansa budaya lokal di Riau.

Ada pun 5 penampilan tersebut di antaranya adalah, Bono, Lukah Gila, Pancalang, 3D, dan sound of Suvarnadvipa. Tidak hanya itu, RRCI juga akan memberikan satu kejutan dalam penampilannya, dengan membawakan sebuah karya yang baru diciptakan, namun belum pernah ditampilkan sebelumnya.

Director dan Music Composer di Riau Rhythm Rino Deza Pati mengatakan, pihaknya bangga bisa memperkenalkan Riau di penampilan ajang internasional. Selama 45 menit pihaknya akan memaikan 5 karya musik tersebut.

“Kita senang bisa memperkanalkan Riau kepada internasional, sekaligus membantu program pemerintah, Riau menyapa Dunia,” kata Rino kepada Tribun Pekanbaru, melalui sambungan telepon, Jumat (7/9).

Rino juga menjelaskan, pihaknya membuat konsep yang agak berbeda dalam penampilan kali ini, yakni sambil memainkan music, pihaknya menampilkan video keindahan ombak Bono, sekaligus dengan para peselancar yang bermain di sana.

“Kita tampilkan video visual dalam penampilan kali ini, dan menunjukkan keindahan Bono. Kita juga ada kejutan dalam penampilan kali ini, dengan memainkan karya yang belum pernah kita tampilkan,” ulasnya.

Sebelumnya, kelompok music ini pernah tampil di berbagai negara, seperti, Australia, Singapura, Swiss, dan lainnya. kelompok independen ini juga bekerjasama dengan  Darma Yudha, paguyuban masyarakat Tionghoa, dan disuport oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.

Sementara itu, Management Riau Rhythm, Rendra Kurniawan mengatakan, pergelaran maha karya seni pertunjukan dipastikan dihadirkan dalam  SIPA 2017. Dalam kegiatan tersebut akan menampilkan beragam seni pertunjukan dari berbagai belahan dunia, pergelaran itu juga didukung dengan menghadirkan panggung yang megah, mewah, dan spektakuler di Benteng Vastenburg Kota Solo.

Tahun 2017 ini merupakan penyelenggaraan SIPA kali ke-9, pergelaran pada tahun-tahun sebelumnya (2009-2016) selalu sukses penyelenggaraannya. Setiap malam, dari tiga malam penyelenggaraannya, selalu dihadiri tak kurang 10 ribu penonton. (*)

Penulis: Alex
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help