TribunPekanbaru/

'Manusia Ular', Gadis ini Berganti Kulit Setiap Enam Minggu

Dia harus mandi 24 kali sehari dan mengoles dirinya sendiri dengan pelembab untuk menghentikan kulitnya dari pengerasan.

'Manusia Ular', Gadis ini Berganti Kulit Setiap Enam Minggu
Newslions / SWNS /Mirror.Uk
Gadis ini miliki kondisi kulit langka yang membuatnya dijuluki manusia ular

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang anak gadis dijuluki dengan 'manusia ular'.

Hal itu karena kulitnya yang bersisik mirip ular karena kondisi yang sangat langka.

Saat ini dia berjarap bisa menjalani perawatan di Eropa.

Dilansir dari Mirror.Uk kondisi mengerikan itu menimpa Shalini Yadav (16).

Keluarganya sangat miskin sehingga mereka tidak mampu memberikan perawatan khusus untuk meringankan penyakitnya (Gambar: Newslions / SWNS)
Keluarganya sangat miskin sehingga mereka tidak mampu memberikan perawatan khusus untuk meringankan penyakitnya (Gambar: Newslions / SWNS)

Hal itu juga membuatnya tidak dapat berjalan tanpa tongkat atau meluruskan tungkainya.

Dia harus mandi 24 kali sehari dan mengoles dirinya sendiri dengan pelembab untuk menghentikan kulitnya dari pengerasan.

Keluarganya miskin sehingga mereka tidak mampu memberikan perawatan khusus untuk meringankan penyakitnya.

Hal itu membuat gerakan penggalangan dana lokal agar membuat membantu anak tersebut, termasuk satu di Spanyol yang sekarang setuju untuk merawat Shalini secara gratis.

Baca: Ribuan Benjolan Mengerikan Menutupi Sekujur Tubuh Pria ini, Ternyata ini Penyebabnya

Dia harus merendam tubuhnya dalam air setiap jam - siang dan malam - dan oleskan dia dengan lotion setiap tiga jam untuk mencegah pengeringan (Image: Newslions / SWNS)
Dia harus merendam tubuhnya dalam air setiap jam - siang dan malam - dan oleskan dia dengan lotion setiap tiga jam untuk mencegah pengeringan (Image: Newslions / SWNS)

Remaja  dari kota Nowgong di distrik Chattarpur, negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, akan terbang ke Spanyol secepatnya untuk perawatan.

Halaman
1234
Penulis: Teddy Yohannes Tarigan
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help