TribunPekanbaru/

Pelaku Pembunuhan Pegawai BNN Akui Dapat Pistol Dari Aparat, Polisi Perdalam Penelusuran

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto menjelaskan saat ini pihaknya masih mencari keterlibatan aparat dalam kasus

Pelaku Pembunuhan Pegawai BNN Akui Dapat Pistol Dari Aparat, Polisi Perdalam Penelusuran
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Rumah kontrakan tempat Pegawai Diklat Badan Narkotika Nasional (BNN), Indria Kameswari (30) ditemukan meninggal dunia. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto menjelaskan saat ini pihaknya masih mencari keterlibatan aparat dalam kasus pembunuhan pegawai BNN, Indria Kameswari.

Pasalnya, dalam beberapa kali pemeriksaan kepada pelaku AM, dia mengaku mendapatkan pistol tersebut dari seorang aparat.

"Katanya dia kan seperti itu. Itu sedang kita cari kalau memang benar ada meminjam atau memberikan pistol itu," kata dia di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Ditegaskan olehnya, senjata tersebut bukan milik dari AM, mengingat pelaku merupakan pegawai swasta yang tidak memenuhi hak dan kewenangan untuk memiliki senjata api.

Begitu juga dengan tidak adanya izin kepemilikan senjata api dari pihak kepolisian atas nama pelaku.

"Bukan punya istrinya, bukan punya pelaku juga. Dia hanya diberikan saja. Siapa yang memberikan itu yang kami cari," katanya.

Baca: Disebut Menjanda Hingga 4 Kali, Ini Reaksi Keluarga Pegawai BNN yang Tewas Terbunuh

Namun begitu, Rikwanto mengungkapkan hingga saat ini senjata api yang diduga digunakan untuk membunuh Indria itu masih terus ditelusuri.

Kendalanya, pelaku selalu mengatakan hal yang berbeda-beda mengenai lokasi terakhir senjata tersebut.

"Dia masih sering bohong itu yang jadi kendala. Sempat bilang di rumah, kami geledah rumahnya lima kali tidak ketemu. Bilang juga di temannya si A,B, kami panggil nama-nama itu, tidak ketemu juga. Jadi memang kendalanya ada di pelaku sendiri," urainya.(*)

Berita ini telah dipublish di tribunnews.com dengan judul: Pelaku Sering Bohong, Polisi Cari Aparat yang Terlibat Terbunuhnya Pegawai BNN

Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help