TribunPekanbaru/

Bapenda Riau Segera Panggil Perusahaan Distributor Alat Berat

"Kalau Riau kayaknya iya ada ribuan yang ada di lapangan. Namun angka pastinya saya tidak hafal. Yang jelas sangat banyak," ujarnya.

Bapenda Riau Segera Panggil Perusahaan Distributor Alat Berat
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ekskavator 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Indra Putra Yana mengakui saat ini pihaknya memang sedang fokus mencari pundi-pundi pendapatan dari sektor alat berat.

"Kami sekarang sedng menyisir dan mendata alat-alat berat khususnya yang belum terdata dan belum membayar pajak. Sekenjak saya menjabat hal itu menjadi prioritas disamping hal lainnya," ujar Indra Putra Yana kepada Tribun, Minggu (10/9/2017).

Saat ditanya ada berapa banyak alat berat yang berkeliaran di Riau tidak terdata alias tidak bayar pajak. Indra mengakui angkanya di lapangan ada ribuan unit.

Baca: Sebelum Lukai Yayu, Pelaku Sempat Minta Korban Perampokan Sadis Lakukan Ini

"Kalau Riau kayaknya iya ada ribuan yang ada di lapangan. Namun angka pastinya saya tidak hafal. Yang jelas sangat banyak," ujarnya.

Apalagi lanjut Indra, Gubernur sudah minta satpol PP untukk melakukan penertiban kepada yang belum bayar.

Saat ditanya ada berapa banyak yang bayar pajak Indra juga tidak memegang data pastinya.

"Angka pastinya yang sudah bayar pajak, saya tak begitu hapal. Kalau sudah terdata umumnya mereka bayar," jelas Indra.

Persoalan di lapangan sejauh ini sulitnya mendata alat berat tersebut.

Masalahnya banyak perusahaan yang memakai alat berat yang belum membayar pajaknya, umumnya perusahaan yang memakai alat berat dari pihak ketiga, atau dari kontraktornya.

Baca: Masih Ingat Polisi yang Suapi Nenek Terlantar? Ia Diganjar Umrah Gratis dan Kini Dapat Keluarga Baru

"Makanya dalam waktu dekat ini akan kita panggil para pengusaha alat berat itu, kita akan kerjasamakan setiap pembelian alat berat supaya dilaporkan ke Bapenda. Ini juga sebagai titik awal kita untuk mengejar para pemilik baru membayar pajaknya," tegas Indra. (*)

Penulis: Nasyuha
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help