TribunPekanbaru/

Kasat Reskrim Sebut Kasus OTT di Kantor BPN Rohul Sudah Tahap Dua

Berkas dilimpahkan ke bagian Pidana Khusus Kejari Rohul, Kamis (7/9/2017) sore, setelah dinyatakan lengkap atau P21

Kasat Reskrim Sebut Kasus OTT di Kantor BPN Rohul Sudah Tahap Dua
Internet
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN - Berkas tahap dua (P21) tersangka dan barang bukti perkara pungutan liar (Pungli) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rokan Hulu (Rohul), telah dilimpahkan oleh Penyidik Tipikor Satuan Reskrim Polres ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpangaraian.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim AKP M Wirawan Novianto, SIK mengungkapkan, ‎berkas dilimpahkan ke bagian Pidana Khusus Kejari Rohul, Kamis (7/9/2017) sore, setelah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa Peneliti Penyidik Tipikor Satuan Reskrim Polres Rohul.‎

Ia menambahakan, Oknum PNS BPN Rohul, Junaidi Rahim, merupakan tersangka dalam perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan Tim Saber Pungli Rohul dipimpin AKP M. Wirawan bersama beberapa anggota, Jumat (9/6/17) sore.

"Junaidi yang menjabat Kasi Hubungan Hukum di Kantor BPN Rohul digerebek oleh anggota Saber Pungli dari ruang kerjanya, setelah seorang ada laporan dari Notaris," katanya, Minggu (10/9/2017).

AKP Wirawan mengatakan, tersangka dan barang bukti diserahkan ke bagian Pidsus Kejari Rohul karena sudah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti.

"Setelah dinyatakan lengkap, kita serahkan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum Kejari Rohul," ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, Junaidi Rahim merupakan tersangka terancam dikenakan Pasal 12‎ huruf e dan atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka diduga melakukan‎ penyalahgunaan wewenang.

Lebih lanjut diungkapkanya, Junaidi Rahim kena OTT Tim Saber Pungli Rohul karena meminta sejumlah uang guna pengurusan Pendaftaran Sertifikat Hak Tanggungan di luar biaya yang sudah ditetapkan kepada Notaris. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help