TribunPekanbaru/

Rokan Hulu

Kendaraan Tak Bisa Lewati Jembatan ke Desa Ulak Patian, Ini Penyebabnya

Demikian juga akses ekonomi maupun akses warga keluar masuk ke ibu kota kecamatan terganggu akhir-akhir ini

Kendaraan Tak Bisa Lewati Jembatan ke Desa Ulak Patian, Ini Penyebabnya
tribunpekanbaru/donny
Kondisi jembatan Desa Ulak Patian saat hujan 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Donny Kusuma

TRIBUNPEKANBARU.COM, PASIRPANGARAIAN- Jembatan menuju Desa Ulak Patian dan Rantau Binuang Sakti Kecamatan Kepenuhan masih ambles dan belum diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Dimana, Jembatan Sungai Desa Ulak Patian menghubungkan dua desa di Kecamatan Kepenuhan ini ambruk diterjang air banjir beberapa waktu lalu.

Rusdi, warga Desa Ulak Patian mengungkapkan,kondisi jembatan miring, dan sama sekali tidak bisa dilewati kendaraan roda empat atau roda lebih.‎

Baca: Realisasi Pajak Daerah Capai 111.15 Persen, Sektor Ini jadi Pendongkrak di Rohul

Ia menambahkan, jembatan ambles mengaku jembatan di desanya ambruk sejak 17 Agustus 2017 lalu, dan sampai saat ini belum ada perbaikan dari pemerintah daerah.

Diakuinya, akibat jembatan rusak, aktivitas warga terganggu.

Baca: Begini Suasana Pelepasan Mantan Kapolda Riau, Prajurit TNI pun Ikut Mengantar ke Bandara

Demikian juga akses ekonomi maupun akses warga keluar masuk ke ibu kota kecamatan terganggu akhir-akhir ini.

"Jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. Hal ini berdampak ekonomi masyarakat. Untuk itu kami masyarakat desa meminta Pemkab Rohul, terutama dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan dalam waktu dekat ini," katanya, Sabtu (9/9/2017)

Dijelaskanya, Jembatan Sungai Desa Ulak Patian merupakan penghubung dua desa, yaitu Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti.

Untuk itulah warga sangat mengharapkan dilakukan perbaikan secepatnya.

Rusdi mengaku, selain jalan darat, akses menuju dua desa memang bisa ditempuh melalui jalur air melalui aliran Sungai Batang Lubuh.

Namun, akses jalur air lebih lama ketimbang jalur darat, belum lagi biaya jasa yang harus dikeluarkan warga jauh lebih besar. (*)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help