TribunPekanbaru/

Polemik Lima Desa, Disdikpora Kampar Masih Tunggu Janji Rohul

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar, M. Yasir menyatakan, pihaknya masih menunggu janji Rokan Hulu.

Polemik Lima Desa, Disdikpora Kampar Masih Tunggu Janji Rohul
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar, M. Yasir menyatakan, pihaknya masih menunggu janji Rokan Hulu.

Perjanjian bahwa Rohul akan menyerahkan urusan pendidikan ke Kampar paling lama 31 Agustus 2017, sampai sekarang belum ditepati.

Yasir mengungkapkan, antara Disdikpora Kampar dengan Disdikpora Rohul sama sekali belum berkomunikasi sejak perjanjian itu dibuat.

Bahkan sampai lewat batas waktu yang dijanjikan, informasi bahwa Rohul akan menyerahkan kewenangannya belum ada.

"Jadi sampai sekarang, kita masih menunggu. Hanya bisa menunggu," kata Yasir, Minggu (10/9/2017). Ia mengakui, pihaknya tidak bisa bertindak jauh terkait penyerahan wewenang tersebut. Apalagi membuat desakan.

Menurut Yasir, hal ini telah menjadi ranah pimpinan daerah. Ia menjelaskan, kebuntuan ini hanya bisa diselesaikan dengan komunikasi antar Kepala Daerah yang difasilitasi Gubernur. "Kita nggak mungkin memaksa-maksa mengambil alih," tandasnya.

Ada 10 sekolah yang berada di lima desa perbatasan antara Kampar dengan Rohul. Terdiri dari tiga SMP Negeri dan tujuh Sekolah Dasar Negeri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah memindahkan 10 sekolah itu dari Rohul ke Kampar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Ini menyusul keputusan Menteri Dalam Negeri meletakkan kode wilayah kelima desa berada di Kampar. Adapun kelima desa itu yakni, Rimbo Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar yang ditetapkan menjadi bagian dari wilayah Kampar di Kecamatan Tapung Hulu. (*)‎

Penulis: nando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help