TribunPekanbaru/

Datin Sempat Susah Akses Situs Pendaftaran CPNS

"Saya coba akses itu awalnya pagi, susah kali masuk, bahkan error terus,"ujar Datin bercerita kepada

Datin Sempat Susah Akses Situs Pendaftaran CPNS
Tribun Kaltim
Ilustrasi 

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Datin seorang pendaftar CPNS gelombang kedua sempat mengalami kesulitan saat akan mendaftar melalui situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscn.bkn.go.id dan situs lainnya.

Datin sendiri pendaftar CPNS asal Riau yang ingin mencoba keberuntungan antara BKKBN dan BNN karena di dua Lembaga ini ada peluang untuk ditempatkan di Provinsi Riau.

"Saya coba akses itu awalnya pagi, susah kali masuk, bahkan error terus,"ujar Datin bercerita kepada Tribun Senin (11/9).

Beberapa kali Datin mencoba, bahkan langsung ke Situs Lembaga yang dituju juga dicoba Datin, hal yang sama juga ditemukan gadis lulusan S1 Ilmu Komunikasi tersebut.

"Ke situs BKKBN dan BNN juga saya coba tapi error juga saat siang, "ujar Datin.

Datin pun tidak putus asa dan sampai sore Datin kembali mencoba dan akhirnya bisa diakses setelah sore. Datin yang sudah persiapkan diri langsung melakukan registrasi pendaftaran.

"Alhamdulillah sore sudah lancar semuanya dan saya sudah bisa mendaftar dihari pertama ini, "jelas Datin.

Diakui Datin saat pagi hingga siang memang terjadi kesulitan hal yang sama juga dialami teman-temannya yang mendaftar di hari perdana pendaftaran CPNS gelombang dua untuk 61 Kementerian dan lembaga tersebut.

Kepala BKN Regional XII Andrawati menganggap error dan gangguan yang terjadi pada situs resmi pendaftaran CPNS tersebut merupakan hal yang selalu terjadi saat ada penerimaan CPNS.

"Bayangkan misalnya yang harusnya pengunjung hanya 1000 sekarang dikunjungi puluhan ribu, tentu terjadi lele. Dan saya rasa kendala ini hampir dirasakan semua di Indonesia, "ujar Andrawati kepada Tribun.

Ini tidak lain dan tidak bukan lanjut Andrawati karena tingginya Animo masyarakat untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil. Masyarakat masih menganggap jadi seorang PNS adalah jaminan hidup. (*)

Penulis: Nasyuha
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help